Monday, November 2, 2026

Bagaimana jika tidak underemployed tp lingkungan buruk?

Boleh banget. Tidak ada larangan sosial, hukum, atau moral untuk S1 jadi waiter. Underemployed itu cuma istilah deskriptif—bukan vonis bahwa kamu “gagal” atau “haram” kerja di bawah kualifikasi. Kalau kamu butuh pemasukan, sedang transisi, atau mau belajar kerja dari dasar, jadi waiter itu sah. Yang penting: kamu tahu itu posisi sementara/strategis, bukan lalu diam bertahun-tahun tanpa rencana kalau sebenarnya kamu ingin berkembang. Jadi jawabannya: boleh, asal kamu tidak menipu diri sendiri bahwa itu sudah final kalau kamu masih punya tujuan lain. Kalau lingkungannya sehat, kamu bisa bertahan sambil cari yang lebih cocok, nabung, dan belajar.


Sekarang, kalau tidak underemployed tapi lingkungan buruk/rentan eksploitasi—ini justru masalah yang berbeda dan sering lebih serius. Underemployed itu soal ketidaksesuaian kerja; lingkungan buruk itu soal kualitas kerja dan keamanan. Jadi jangan pakai alasan “gajinya sesuai, skill-ku terpakai, jadi aku harus bertahan” kalau kamu dilecehkan, dibentak terus, jam kerja tidak masuk akal, lembur tidak dibayar, gaji telat, tidak ada kontrak/BPJS, atau diancam. Kesesuaian gaji/skill tidak membeli hakmu untuk diperlakukan buruk.


Cara membedakan dan menyikapinya:


· Kalau tidak underemployed tapi toxic ringan: pasang batas, dokumentasikan, coba bicara ke atasan/HR kalau aman. Kalau tidak berubah, siapkan exit plan.

· Kalau eksploitatif: tandanya lembur paksa tanpa upah, upah di bawah minimum, tidak ada kontrak, BPJS tidak didaftarkan, cuti tidak diberikan, pelecehan, intimidasi, atau K3 tidak aman. Ini bukan “mengabdi”; ini pelanggaran. Kamu boleh lapor ke Disnaker, tapi pastikan kamu punya bukti dan rencana aman.

· Jangan resign tanpa rencana kalau belum punya tabungan, kecuali keselamatanmu terancam. Cari kerja sambil bekerja, simpan bukti, dan bangun buffer.

· Prioritas: keselamatan fisik/mental > stabilitas finansial jangka pendek > kenyamanan karier. Kalau lingkungan buruknya sudah sistemik, bertahan lama justru bisa merusak kesehatan dan kepercayaan dirimu.


Jadi ringkasnya: S1 jadi waiter boleh—itu bukan aib. Tapi kalau pekerjaanmu cocok secara gaji/skill namun lingkungannya buruk, jangan bertahan hanya karena “tidak underemployed”. Kesesuaian kerja bukan alasan untuk menerima eksploitasi. Kamu boleh bertahan sementara dengan tenggat dan rencana keluar, tapi jangan mengabdi tanpa batas.

No comments:

Post a Comment

About Me

My photo
South Tangerang, Banten, Indonesia
Do you know, how many stars in the sky? Do you know how many flowers in this universe? I don't know. But alone, or together they are awesome. I want to be like them.