Showing posts with label Opinions. Show all posts
Showing posts with label Opinions. Show all posts

Sunday, July 24, 2022

Lirik Lagu Jamuran

Medley Campursari Anak-anak atau Lagu Dolanan Jawa (Suri Kusumastuti)
Lir-Ilir:

Jamuran:
Jamuran yo gé gé thok
Jamur opo? Yo gé gé thok
Jamur gajih mbrejijih sak oro-oro
Siro mbadhe jamur opo?

Cara bermain:

Friday, January 25, 2019

Rasis

Selalu triggered sama isu TKA apakah bangsa kita sepelit itu? Kayanya mah nggak ya... Sebenernya isu politik yg paling gua ngeri selain bawa2 agama ya bawa2 rasisme itu... Stigma negatif soal suku atau etnis tertentu. Masalahnya hoax2 atau sentimen selama pemilu bisa kebawa dan mencokol di otak orang-orang begitu saja. Padahal nih ya datengnya orang asing ke negeri kita tuh harusnya disambut klo emang nggak ada niat jahat mah, siapa tau mau memperkenalkan teknologi baru? Bahkan TKA yg keliatannya nggak punya keahlian pun barangkali kelak bakal cinta negara kita klo kita ramah dan kemudian WNA tersebut bantu bikin Indonesia jd lebih baik. Sedih aja ngeliat Amerika yg pake isu2 rasis soal Arab, Muslim, Negro, dsb. Sekarang jd berantakkan. Ya Allah tolong ampuni kami dan bantulah hamba2mu yg lemah ini. Aamiin. Jangan sampe lah kita jd bangsa yg rasis tidak perlu takut berlebihan terhadap TKA cukup dipersiapkan biar bisa co-exist dengan ciamik.


Sunday, February 26, 2017

Bahagia adalah Kunci Sukses


Kebahagiaan dapat meningkatkan kinerja dan memaksimalkan potensial kita menurut "The Happiness Advantage" yg ditulis oleh Shawn Achor (Harvard University) 😋

Lupa denger dr mana... Tp emang ilmu itu lebih mudah masuk ketika bahagia/excited. Kalo nggak gtu, kita seperti gelas kosong yg pake penutup, dan ketika ilmu dituang eh terhalang mau masuk 📚

Achor menyebutkan bahwa kita hrs berusaha melatih otak kita untuk lebih positif biar dapet "The Happiness Advantage" itu... Salah satunya dengan bersyukur 🙏

🌸How to train our brain to be more positive?🌸
Beliau merekomendasikan 5 kebiasaan untuk dilakukan selama 21 hari berturut-turut yg bisa bikin kita merubah lensa kita dalam memandang hidup ini, jd bikin lebih positif, trs bikin lebih sukses deh... Yaituuu:
1) Catet 3 hal yg kamu syukuri setiap hari 🐣🐣🐣
2) Jurnal atau ceritakan kejadian yg membuat kamu belajar (tambah ilmu) atau kejadian positif 24 jam terakhir 📝
3) Olahraga🏃💪
4) Meditasi🙏💭
5) Lakukan kebaikan acak setiap hari entah bantuin nyebrang, kirim pesan terimakasih ke seseorang, dll. Terserah aja bahkan sekecil apapun itu setiap kebaikan itu berharga💖

Lebih lanjut, mungkin bisa liat TED Talks ini:



Di situ diceritain, umumnya kita mikir, buat bahagia kita hrs sukses. Kenyataannya, kita ngejar sukses gak berhenti-berhenti, sukses mencapai target A, kita naikin lg target kita, sukses mencapai target B, kita naikin lg... Dan gitu terus ngejar sukses... Ampe gak bahagia2.

Contoh real-nya sukses masuk perguruan tinggi, sukses wisuda, trs lanjut lagi... kapan kerja? kapan nikah? kapan punya anak? kapan plesir pensiun? kapan punya cucu? gitu terus gak abis-abis...

Gimana kalo mindset-nya dibalik? Bukan sukses yg bikin bahagia. Tapi bahagia yg sebenarnya mengarahkan kita ke berbagai kesuksesan-kesuksesan. Atau bersyukur lebih tepatnya :)

Sunday, December 18, 2016

Autentik

au·then·tic /ôˈTHen(t)ik/ (adj.) of undisputed origin; genuine.

Yang namanya manusia, pasti kita kadang membandingkan diri kita dengan orang lain. Tapi yang nggak kalah penting adalah kesadaran bahwa kita itu beda. Nggak sama percis. Pengalaman hidup kita juga beda-beda. Asal muasal dan kisahnya juga beda-beda. Berbeda bukan berarti kita lebih baik dari mereka atau mereka lebih baik dari kita. Bukan berarti aku lebih baik darinya atau dia lebih baik dariku. Ya pokoknya beda aja. Sesederhana itu.

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Al-Hujurat:13)

Kalo kita udah sadar dengan perbedaan. Dan mau berdamai akan hal itu. Kita juga akan sadar bahwa masing-masing kita cara belajarnya pun berbeda-beda. Cara menjalani hidupnya beda-beda. Cara ini itunya beda. Nggak perlu maksain diri kita sama kaya yang lain. Nggak perlu maksain orang lain ngikutin pendapat kita.

Sadar nggak? Semua orang itu punya peran hidup masing-masing lagi di dunia ini. Nggak semua orang harus jadi selebgram misalnya, ya nggak? Itu contoh aja, buanyak hal lainnya yang bisa kita awalin dengan “Nggak semua orang harus...” bahkan hal yang menurut kita umum pun bisa kita awalin dengan kata-kata itu. Nggak semua orang harus makan nasi, may be? Nggak semua orang harus jadi dokter? Bener kan?! Orang itu beda-beda. Dan masing-masing punya perannya tersendiri di dunia ini.

Nggak ada salahnya jadi autentik.

Kembali lg mengenai membanding-bandingkan... Yang berbahaya dari membanding-bandingkan adalah... Org kadang jadi sok tau. “Ih enak ya dia...” padahal mah Tuhan Maha Adil kan. Hampir semua hal ada plus minusnya. Hampir semua manusia punya fase up and down-nya masing-masing. Ya kita nggak tau aja. Atau sudut pandang kita aja yang terburamkan. Atau kitanya aja yang harusnya sibuk beramal tapi malah sibuk mandangin hidup orang lain aja. Astaghfirullahaladzim.

Sunday, November 9, 2014

Korea Update: It's Okay That's Love & Winner

Baru beres nonton drama korea!!! Judulnya It's Okay That's Love atau Gwaenchana Sarangiya, yang main bagus-bagus, scriptnya bagus, musiknya bagus, bagus! pokoknya bagus.

Suka Kwang Soo

Suka Jo In Sung

Suka semuaaaaa

Sedih, lucu, aneh, hhu sukaaaa masih ga percaya udah beres... Ceritanya tentang psikiater wanita dengan penulis romance thriller pria (yang ganteng! serius, demi, beneran, nggak boong) mereka saling menyingkap dan menyembuhkan trauma masa kecil satu sama lain *haish*

Banyak life quotes juga di sini, secara cowonya penulis.


Dan yang gue suka di drama ini baik cowo maupun cewenya sama-sama apa adanya gitu, ada part mereka telponan terus bilang 'jangan tanya abis makan apa. bukan gue bgt' trs dibales sama pasangannya 'iya sama' hahaha trs nutup telpon deh, trs cewenya bilang 'ini gue bgt, simpel tapi manis' aaaaaaaak <3


LANJUT!
Winneeeeeeer! Ini sekelompok pria-pria musisi baru debut dari kerajaan YG dan keren bangeeeet!


Ganteng-ganteng, pinter-pinter (pinter nyanyi, dance, bikin lagu, dll), keren-keren awawaw



GIMANAAAAA? Ketjeeeee kaaaan? Lagunya nggak cuman satu yang enak tapi satu album enak semua juga :') seneng deh.



Happy Listening!


Thursday, October 2, 2014

Aksi Reaksi

Hari ini di grup rumah sejahtera bahagia sentausa ada yg ngeshare meme hukum newton… trs gue kepo dan nemu post “filosofi kehidupan dari hukum fisika”
Yang favorit gue adalah newton’s third law, yaitu F aksi= -F reaksi
Menurut kalian apa?
Artinya ya setiap aksi dr dalam diri kita ke luar sana… ada reaksi yg besarnya sama dengan arah yg berlawanan (berlawanan arah maksudnya: ada reaksi dari luar ke kita gtu, krn minus di atas besaran vektor bukan skalar, bukan kalo kita ngasih aksi positif maka bakal dpt reaksi negatif, bukan bukan)
Mungkin contohnya kalo lu ngasih sedekah, pemasukkan lu nambah
Kalo lu ngasih cinta (azek) lu bakal dpt cinta
“Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya, dia segera memperbaikinya.” (Al-Bukhari)
Semoga Allah membantu kita dalam memperbaikki diri, dari hari ke hari 🙂
Aamiin
#latenightthoughts
Referensi:
jalandakwahbersama.wordpress.com/2009/07/25/jangan-membicarakan-aib-orang-lain/
mhdfaisal.wordpress.com/2010/01/14/filosofi-kehidupan-hukum-fisika-newton-bag-3-habis/

Saturday, February 1, 2014

When you don't know what you want...

At least do something!

Pun kalo lu tetep nggak nemuin apa yang lu pengen, at least seringkali lu bakal tau lho apa yang nggak lu pengen setelah lu ngelakuin sesuatu itu. Life is a journey, you don't get to a conclusion instanly. Kalo iya, ya nggak seru, ya nggak?

"...So when you have finished, then stand up..." —Ash-Sharĥ (The Relief)

Kalo udh selesai, tetep lakuin sesuatu, gua tertohok karena selama ini cuman mikir gimana jd lebih produktif? Yaelah lakuin aja sesuatu jangan cuman mikir, mikir itu penting, tapi mikir doang sambil diem kelamaan itu nggak bagus, dan GUE! adalah salah satu bukti, salah satu korbannya, YA kebanyakan mikir nggak ada aksi sangaaaat sangat tidak bagus.

Kalo-kalo nih ya—ini kemungkinan terburuk aja—kalopun apa yang lu lakuin selama ini bukan yang lu mau dan lu nggak sadar-sadar... ketika lu sadar! Maaaasih banyak waktu buat lo! Buat ngejar apa yang lu bener-bener mau. Simpel ajalah rum, nggak usah dibikin ribet-ribet. Ayolah bergerak, makan yang sehat, hidup sehat, banyak ibadah, banyak menghasilkan karya, jangan idle selamanya ketika waktu nggak pernah berhenti.

"For a believer, dunia ini hanya sekejap mata. And the hereafter? Eternal!" —Anonimus

Agak ngeri sih kalo baca kata-kata itu tapi emang bener... gimana dong? Tapi mau lu takut, sedih, seneng, bingung, atau apalah, berdoalah. Bener banget. Kita tuh cuma numpang di bumI ini, sebentar pula. Yaaa back to the topik, tapinya kita semua itu unik, kita semua punya takdir pun nasib, pernah denger ini nggak sih?


"Life is 10% what happens to you and 90% how you react to it." —Charles R Swindoll

LET'S GO! MOVE! MOVE! MOVE! AND DO ACTION! ACTION! ACTION!
AYO! GERAK! GERAK! GERAK! DAN BERAKSI! BERAKSI! BERAKSI!
OUIYEAAAAAAH!!!

Done.

Tangsel, 01 Feb 2014

A. A. W.

Sunday, July 28, 2013

Sacrifice?

Too often sacrificing not always good.
Sometimes you hurt someone.
The one who always fights for you.
The one who wants to be with you, who always wants to be your best friend.
Finally, that person will believe however he/she try to hold you... the thing is you don't have any urge to hold her/him back.
You don't really need people.
You really hurt them who try really hard... fight for your own sake... but you just like "It's okay I won't take part."

People use drug, left by the one they love, bullied, see their parents fight everyday, etc and every-time they just like "It's okay. I resign." "I can't. I won't go.. I won't try." "I'm alone."

Tuesday, July 23, 2013

A Rule of Dreaming? and Success...

Do you have a rule of dreaming?


From:
The Secret by Rhonda Byrne

My Summary:

Part A
1) Ask
2) Believe
3) Receive

Part B
1. Gratitude
2. Vision
3. Be Positive


I also ever read--just a glance--a book by someone about build your dream
1) You need to write your dreams
2) Make your 'dream ladder'... it's just like steps to go there
3) Check your progress


You know? I'm the kind of read-the-instruction-before-use-a-tool person... I observe more when I have to decide something... So it's quite interesting when people who reach their dreams tell their story how to go there... How about you? Do you have a rule of dreaming or key to success?

But actually I can get a conclusion that if you have a dream you need to believe your dream, you really have to not letting any space for doubt or hesitation.

Or if your dream quite absurd you really need something we call hard work, in your own way to go there may be it won't be easy... but your experience will make your success more last longer, stable and you can face many obstacle more easily. Because everything instant is okay but not better than something with long process before ready to be served.

and, remember this statement: "If you really want it, you really can achieve it. If you can't achieve it, may be not yet... or you don't really want it, there's something more."

another statement, my old tweet:  "It's not about your dream. It's about how you execute your dream." :') --

The lovely fact is... sometimes some success people didn't realize when they've done a kind of hard work. They don't know or may be don't have time to think that they are hard workers. They focusing on what they want. When it comes to work they thing "It's just something I really love.."; "Something, I enjoy in it."; "It's just something that I need to pursue.." or "It's just something that have to be done."
And suddenly, even before they recognize it, they already got something that people used to call "success".


Night,
arumamelia.

Tuesday, July 2, 2013

Antara Kepo dan Peduli

Jika kita berbicara tentang cerita pasti identik dengan penyimak.

Teman, kali ini saya ingin mengingatkan sedikit (satu poin saja) mengenai kepada-siapa-anda-bercerita baik itu cerita bahagia atau pun problem anda. Intinya berceritalah kepada orang yang kira-kira peduli dengan Anda. Jangan buang-buang waktu anda bercerita kepada orang yang hanya ingin tahu tapi tidak peduli.

Orang yang tidak Anda kenal, yang Anda temui begitu saja di suatu perjalanan, bisa saja peduli. Tapi teman sendiri malah terkadang hanya sekedar ingin tahu. Ada juga sahabat yang ingin tahu + peduli. Dan ada juga keluarga yang mereka sangat peduli pada Anda, tapi Anda bercerita ataupun tidak mereka sama sekali tidak mempermasalahkan itu, itu hak Anda sepenuhnya, jika sudah sedekat ini dengan seseorang, bahkan sebelum bercerita, mereka sudah mengerti apa yang sedang Anda rasakan, terkadang kalian hanya perlu menangis di bahu mereka tanpa perlu panjang lebar bercerita.

Yang terakhir, bahkan sebelum Anda menangis Ia sudah tahu segalanya, Anda hanya perlu percaya. Dia lah Tuhan Anda. Pencipta diri Anda, termasuk pencipta hati Anda.

Saturday, April 13, 2013

Mengenai Sistem Pendidikan dan Kita

Setelah udah lumayan lama nggak nge-update blog, tolong dimaklumi post kali ini akan lumayan panjang... Ahaha.

So, here we go~

Akhir-akhir ini isu mengenai ada sesuatu yang salah dengan sistem pendidikan yang ada sekarang ini mulai terangkat. Berikut beberapa berita yang berhasil saya kumpulkan mengenai isu tersebut...


#1 Dari Deddy Corbuzier (Public Figure, Magician, Talk Show Host, etc.)

Penjelasan singkat:
Menurut Deddy, sekolah hanya mengarahkan murid untuk menjadi guru dalam artian guru ingin murid menjadi sepandai gurunya. Guru matematika ingin muridnya pintar matematika, begitu juga guru-guru yang lain. Apabila ada 12 mata pelajaran, maka siswa dituntut untuk menguasai semua mata pelajaran tersebut dengan baik, padahal tidak ada manusia yang sempurna. Lha wong gurunya juga hanya expert pada satu bidang studi saja, kok siswanya dituntut untuk menguasai semua. Apabila ada anak yang mempunyai nilai bagus di mapel kesenian sedangkan nilai matematikanya jelek maka banyak orang tua yang justru mengarahkan anaknya untuk les matematika dibanding les seni. Potensi yang dimiliki anak justru dimatikan hanya untuk mengejar mapel yang mungkin tidak disukai anak. Sebaiknya anak les seni sedangkan matematika dibantu hanya untuk mencapai nilai secukupnya.


#2 Dari Erica Goldson (Valedictorian: Orang yang menyampaikan pidato saat kelulusan dikarenakan ia mendapat prestasi terbaik)

Penjelasan Singkat:
Erica memang adalah siswi terpandai di sekolahnya. Ia memang selalu mendapatkan nilai terbaik dan seharusnya bisa bangga dengan dirinya saat mengucapkan pidato tersebut. Namun setelah direnungkan, ia mengakui bahwa dirinya tidaklah lebih pintar dari teman-temannya.

Selama ini Erica hanya menjalankan apa yang diperintahkan padanya. PR, ulangan, dan aturan sekolah. Ia hanya mengikuti aturan tersebut begitu saja agar ia terhindar dari hukuman, tidak lulus dan formalitas lainnya. Kenyataan ini mungkin menunjukkan betapa rajin dan tertibnya Erica. Setelah ini ia akan lulus, mendapatkan ijazah dan siap bekerja.

Namun Erica adalah seorang manusia yang berpikir dan mencari pengalaman hidup, bukan pekerja. Dalam pidatonya, ia tampak menyesali karena semasa sekolah ia merasa tidak 'hidup'. (Selengkapnya: http://www.vemale.com/inspiring/lentera/21461-apakah-anda-belajar-untuk-lulus-atau-belajar-untuk-kehidupan.html)


#3 Dari Kelley.Katzenmeyer@gmail.com (pembuat film dokumenter koreanhighschool)

Penjelasan singkat:
Dalam enam puluh tahun yang singkat, Korea Selatan berubah dari salah satu negara termiskin di Asia menjadi negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi terbesar ke-13 di dunia. Beberapa pelajar Korea diantaranya memiliki skor test tertinggi di dunia, dan tingkat penerimaan yang tinggi untuk memasuki American Ivy Leagues dibandingkan dengan pelajar dari negara asing lainnya. Namun, Korea juga memimpin dunia dalam dua cara-yang tidak begitu menakjubkan tingkat tertinggi operasi plastik per kapita, dan tingkat bunuh diri yang lebih tinggi daripada negara-negara maju lainnya.

Jadi... Seperti apa kehidupan para pelajar Korea? Dalam salah satu masyarakat yang paling kompetitif di dunia, bagaimana seseorang menemukan tempat mereka? Apa yang dibutuhkan untuk mencapai aspirasi dan gol mereka? Film dokumenter kami akan memperlihatkan kehidupan lima pelajar korea diambang keberhasilan atau kegagalan dalam mencapai mimpi mereka. Film ini akan mengikuti pelajar-pelajar tersebut dalam masa-masa paling stress dalam hidup mereka- tahun terakhir sekolah menengah mereka. Setelah belajar selama sekitar enam belas jam setiap hari, masa depan mereka melebur menjadi satu ujian terakhir. On November 10th, 2011, thousands of high school seniors will take a nine hour test that for many, will determine their economic and social status for the rest of their lives.

(Kondisinya nggak beda jauh sama kondisi di sini kan? pertumbuhan ekonomi negara kita juga iwaw lhoh, di sini kita juga pake penentuan dengan nilai UN doang untuk hari kelulusan lhoh tercetak abadi di ijazah sampai akhir hayat, skor test dan tingkat penerimaan di sekolah-sekolah luar negeri kita juga lumayan tinggi lhoh, lamanya jam sekolah kita dari subuh sampe hampir maghrib lhoh nggak kalah ngeri, dan kalo di Indonesia tanpa libur musim panas dan dingin pula kaya mereka.. tapi di Indonesia ada libur puasa dan lebaran si.. Tapi tetep aja tjoooy!!! Bisa kalee bikin film dokumenter di sini juga---ga ada yang minat ya? yaudah lah)

*edit skrg 2017 UN udh gak jd syarat kelulusan dan ada UN perbaikan segala

#4 Dari Prof. Rhenald Kasali (Guru Besar FE UI)
LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa.

Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana. Saya memintanya memperbaiki kembali,sampai dia menyerah.

Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberinilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri.

Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat. “Maaf Bapak dari mana?”

“Dari Indonesia,” jawab saya.

Dia pun tersenyum.

BUDAYA MENGHUKUM

Pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi hidup saya. Itulah saat yang mengubah cara saya dalam mendidik dan membangun masyarakat.

“Saya mengerti,” jawab ibu guru yang wajahnya mulai berkerut, namun tetap simpatik itu. “Beberapa kali saya bertemu ayah-ibu dari Indonesia yang anak anaknya dididik di sini,”lanjutnya. “Di negeri Anda, guru sangat sulit memberi nilai. Filosofi kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang agar maju. Encouragement! ” Dia pun melanjutkan argumentasinya.

“Saya sudah 20 tahun mengajar. Setiap anak berbeda beda. Namun untuk anak sebesar itu, baru tiba dari negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, saya dapat menjamin, ini adalah karya yang hebat,” ujarnya menunjuk karangan berbahasa Inggris yang dibuat anak saya.

Dari diskusi itu saya mendapat pelajaran berharga. Kita tidak dapat mengukur prestasi orang lain menurut ukuran kita.

(lebih lanjut: https://indonesiamengajar.org/kabar-terbaru/pendidikan-sebenarnya)

Monday, December 31, 2012

Limit


Can you guess? :)

[Btw don't read! If you won't to read it till the end... Cause I was worried you misunderstood the italic-ed words if you don't read it completely]
Thank you ^^

*
*

A girl who is warm and humble during the day
A classy girl who know how to enjoy the freedom of a cup of coffee
A girl whose heart gets hotter when night comes
A girl with that kind of twist

I’m a guy
A guy who is as warm as you during the day
A guy who one-shots his coffee before it even cools down
A guy whose heart bursts when night comes
That kind of guy

Beautiful, loveable
Yes you, hey, yes you, hey
Beautiful, loveable
Yes you, hey, yes you, hey
Now let’s go until the end

*
*
*

*
*

A girl who looks quiet but plays when she plays
A girl who puts her hair down when the right time comes
A girl who covers herself but is more sexy than a girl who bares it all
A sensable girl like that

I’m a guy
A guy who seems calm but plays when he plays
A guy who goes completely crazy when the right time comes
A guy who has bulging ideas rather than muscles
That kind of guy

Beautiful, loveable
Yes you, hey, yes you, hey
Beautiful, loveable
Yes you, hey, yes you, hey
Now let’s go until the end

*
*
*

*
*

On top of the running man is the flying man, baby baby
I’m a man who knows a thing or two
On top of the running man is the flying man, baby baby
I’m a man who knows a thing or two

You know what I’m saying
Oppa is Gangnam style

Eh- Sexy Lady, Oppa is Gangnam style
Eh- Sexy Lady oh oh oh oh


Read more: http://www.kpoplyrics.net/psy-gangnam-style-lyrics-english-romanized.html#ixzz2Gdhxfvmh 
Follow us: @kpoplyrics_net on Twitter | kpoplyricsnet on Facebook
Ehehe... That's right it is an English translation from Gangnam Style by PSY

When I read those lyrics.. I'm just like
"Aaaaaa I want to be that kind of girl"
and
"Aaaaaa~ I want that kind of guy too"
and
"AAAAA WHAT? "till the end?" You are a man!"
ahaha just ignore me -_-

Yeah, It's just a little present and "I'm Happy Too"greet from me
For my friends who finally wear hijab
Who insyallah finally do the limit (hijab)

Hijab literally means limit
When we use hijab.. hope that
We limit ourselves from went to an inappropriate place
We limit guys from do-what-they-like to us
We limit ourselves from being too uncontrolled and deviant
And many other "we-limit-..."

Well, I'm not that kind of girl yet
But I'm not giving up yet too :3

Let's improve ourselves together.. to be better ^^
Together.. To be more remembered Xp

note: although my hijabers friends not read it I just need to express my happiness
Well, Congratulation Fellaaaaas!!!

*=I hide some lyrics hehe

Tuesday, December 25, 2012

Money



"Money is not everything, but everything needs money."


BUT we don't need everything right? We need what we need.. Everything is too overwhelm.

We don't live for money, we live to reach our dreams... (mine, is not just having money then being rich-man)

We would love to do what we love... doin our passion... then money will follow us.. is it right?

You can call me naive...
But I call it.. trust and faith
To my soul.. my passion.. my want etc.

not retarded.. I'm advance.. I've learned.

Money can be a measurement. In fact, the rich always seen by people everywhere. But we don't give a shit to people out there, who just can see us from our cover.. right?

Cause, we don't live to make them happy. We live to make ourselves, people we love, and people who love us happy--people who close to us.*

And people who close to me, also knew that it isn't money... the reason why we live. It isn't money which can make them and me... happy.

So, I choose to believe what I want to believe... that my conclusion for this topic is:
Really! Money is not everything.

God, thank you so much for much happiness you already gave and will give.. If just a "happiness" is already awesome. How about you... the one and the Almighty who gave it.
I hope I can be your true and real servant.

:)

*God is not a "people". But God loves us. And we love God. And we live for God :)
So sorry, I just don't know a suitable word to replace that "people" word.

Sunday, November 25, 2012

Kerja Kelompok

25 November 2012 via my mobile phone

Arum bete banget! Aaaargh! Nih ya...

Minggu pagi gue mandi, sambil meratapi kenapa harus balik ke bogor secepat inii (」゜ロ゜) 」

Jadiii tuh kamis sore, kata (sebut saja) pak ketu kita kumpul lagi minggu siang! ngerjain naskah, buat tugas kita yaitu bikin film, sosiologi umum.

Dan jadilah gua jam 8an udh mandi.. Jam 9 nerapihin barang2 sambil ngedumel.. beteee gua masih pengen di rumah masih mau internetaaan... masih mau tidur di rumah... masih maunya mandi di rumah.. masih mau makan di rumaaah.. masih ga mau di asrama pokoknya!

Dan jam 10an kakak gua (mas rio) mandi. Kata bapak, mobilnya nganggur tuh.. nganterin amel sekalian jemput mas arno (mas arno dr bogor mau ke jakarta)..

Oke aja deh.. sambil bersedih hati gua nunggu mas rio selesai mandi, sambil nonton tv.. kapan lagi gw nonton tv?

Akhirnya mobil berjalan ke arah lebak bulus...
Pasrah

Sampe lebak bulus, mas arno jg udh sampe dan baru turun dr agra mas... dan gua akan naik agra mas.. senyum gua udh mulai bisa keluar, yaaa harus semangat! Demi kok ini demi! Gua ke bogor kan tujuannya emang kuliah bukan seneng2 mau ga mau harus gua hadapin...

Dan di bus agra gua buka hape:
JENG JENG
Amin R03: "Assalamu'alaikum
Brhubung pada ga bisa skrg, gua punya kbijakan, gmna kalau snin aja kita slesain naskahnya dan pertimbangan ke2 kita snin kuis, jdi fokus kuis dlu aja, sama tugas bio ingat.
Gmna ada yang keberatan ?
Jarkom ke anak kel 1 dan 10 yang lain, gua ga punya smua nomornya hehe."

@#$%%*+((7&*27; x
BETE GUAAAAAA

IYA
Salah gua si ga nanya dulu jadi apa nggak
Salah gue sih ga sering-sering ngecek hape!
Gua yang salah gua iyaaa... tapi kalian pasti tau betapa hancur berkeping2 perasaan guaaa

Dan gua sms Tari begini: "LO HARUS TAU AAA! Biasanya gua ke bogor senin pagi kan? Dan... minggu siang ada kumpul.. bikin naskah film.. gua saat ini di bus agra mas menuju bogor membaca sms intinya: Ga jadi kumpul"

Tari bales:  "Anjir temen lo parbet ituuuuuuu.......trus lo gimana? Lanjut ke sini? Tp gue mau pergi, ila juga mau ke kosan, cia pergi, diar kerja kelompok, rida pulang"

Iyaaaaa tar gua keseeeeeel bangetan... rasanya gua pengen turun dr agra mas tp itu cacat bangeeet... dan ujung2nya malah ngerepotin nyokap gua.. taaar lu harus ngerti bangeeet perasaan gueee huhuhu

By the way gua sms amin begini..
Gua: "AAAAA! Gua mau nangis gua udh naik bus ke bogor.... tau gitu gua balik lg ke rumah... ke bogornya senin"

Amin R03: "Yaah rum jgn nangis. Soalnya dika smsnya juga td rum. Jangan nangis ya rum "

Gua: "Aaaah busnya udh mau masuk pintu tol... titip makasih ke dika dr arum TT~TT"

Amin R03: "Oh siap rum."

Amin R03: "Rum dika blng "samasama" rum"

Gua: "Ngeselin ah kalian"

Amin R03: "Maaf bgt ya rum kalo ada rasa marah sama saya rum. Soalnya saya tgl jarkomin aja. Skali lg sy mnta maaf rum"

Gua: "Yaudah lah.. karena arum baik.. arum maafin"

Amin R03: "Iya terima kasih bnyk ya rum. Arum emang baik dah"

Gua: "(╯°□°)╯︵┻━┻ gua terzalimi nih.. di asrama kaga ada siapa2 pula"

--___________________--

Aaaaaargh itu orang kaga peka banget -___- gua tuh bete, "bilangin MAKASIH BANGET ke dika" itu nyindir cooooooy nyindiiiiiir...

Sama-sama? Hah?

Dan sekarang..... gua sedang berada di kamar sendirian.. tanpa teman.. masih sedih.. masih berdoa diberikan hikmah dan keikhlasan.. masih mikirin... nyokap gua lagi goreng cimol ni sekarang.. gua sedih..

Kalo dipikir2 gua tuh emang kesulitan deh kerja kelompok.. masalah banget lah...
1) mau ngasih ide... ga bagus.. ga kepake.. ga makna... udah lupain aja...
2) Diem aja.. ga guna.. nyampah..
3) Asal yg penting kerja aja lah.. ntr salah.. apa kaga guanya dimanfaatin.. semua gua kerjain.. gara2 gua ga ngerti cara minta tolong... kadang2 jatohnya malah kaya jd tukang ngatur... apa nggak hasil kerja gua dianggap jelek... kalo bukan: a) hasil kerja gua nggak dipake, b) hasil kerja gua diterima tp ikhlas ga ikhlas

Ya Tuhan kasihanilah hamba mu ini *berdoa berdoa berdoa*

Ya udah lah... teman-teman doakan saya ya.. semoga teman-teman tidak sering2 bernasib sial seperti saya... begitu pula dengan saya untuk kedepannya. Amin

Saturday, November 24, 2012

People Made Us

http://weheartit.com/entry/44072233/

Sudah sejak lama saya menjadi orang yang kelihatannya dingin. Ketika seseorang bertanya sesuatu, terkadang saya hanya menjawab tanpa balik bertanya "Memang kenapa?" atau "Bagaimana denganmu?". Bukan saya tidak peduli, kenyataannya saya yang dulu, ketika bertanya "Ada apa?" "Memang kenapa?" dan sejenisnya.. hanya akan dijawab "Gapapah" "Mau tau aja" dll.

Sunday, October 21, 2012

Monday, July 23, 2012

Arum Amelia Memilih Kuliah

Dengan Arum Amelia?
Iya
Saya dr UI ingin konfirmasi, apa adik tidak mendaftar ulang?
Iya.
Boleh tau alasannya?
Mmm.. saya lebih milih yg IPB mba
Karena sudah di ITB?
IPB mba pertanian, bogor.. bogor...
Oke, saya konfirmasi sekali lagi ya? Ini dengan Arum Amelia, tdk mengambil prodi yg di UI karena lebih memilih yg di IPB?
Iya mba.


Rasanya itu.......... gak bisa digambarin pake kata-kata. Pilu? Entahlah.


 ***

Sangat sulit dan membingungkan memilih fakultas yang favorit, tapi sesuai kemauan dan kemampuan saya. Awalnya saya memilih Teknik Sipil, tapi tiba-tiba saya takut membuat bangunan. Lalu Teknik Mesin, lalu Perkapalan. Tapi latar belakang saya sebagai wanita membuat saya berpikir dua kali. Tiba-tiba terpikirkan IT, bukan! Bukan Ilmu Komputer! Di UI, Ilkom dgn Kedokteran sama-sama sulit bila saya mau realistis dengan kemampuan saya. Maka saya memilih Sistem Informasi di UI. Tapi saya harus realistis, pilihan kedua di SNMPTN agaknya harus lebih aman dibanding pilihan pertama.

About Me

My photo
South Tangerang, Banten, Indonesia
Do you know, how many stars in the sky? Do you know how many flowers in this universe? I don't know. But alone, or together they are awesome. I want to be like them.