Wednesday, July 29, 2026
Tuesday, July 26, 2022
Sunday, July 24, 2022
Lirik Lagu Jamuran
Friday, January 25, 2019
Rasis
Saturday, February 3, 2018
Sunday, February 26, 2017
Bahagia adalah Kunci Sukses
Kebahagiaan dapat meningkatkan kinerja dan memaksimalkan potensial kita menurut "The Happiness Advantage" yg ditulis oleh Shawn Achor (Harvard University) 😋
Lupa denger dr mana... Tp emang ilmu itu lebih mudah masuk ketika bahagia/excited. Kalo nggak gtu, kita seperti gelas kosong yg pake penutup, dan ketika ilmu dituang eh terhalang mau masuk 📚
Achor menyebutkan bahwa kita hrs berusaha melatih otak kita untuk lebih positif biar dapet "The Happiness Advantage" itu... Salah satunya dengan bersyukur 🙏
🌸How to train our brain to be more positive?🌸
Beliau merekomendasikan 5 kebiasaan untuk dilakukan selama 21 hari berturut-turut yg bisa bikin kita merubah lensa kita dalam memandang hidup ini, jd bikin lebih positif, trs bikin lebih sukses deh... Yaituuu:
1) Catet 3 hal yg kamu syukuri setiap hari 🐣🐣🐣
2) Jurnal atau ceritakan kejadian yg membuat kamu belajar (tambah ilmu) atau kejadian positif 24 jam terakhir 📝
3) Olahraga🏃💪
4) Meditasi🙏💭
5) Lakukan kebaikan acak setiap hari entah bantuin nyebrang, kirim pesan terimakasih ke seseorang, dll. Terserah aja bahkan sekecil apapun itu setiap kebaikan itu berharga💖
Lebih lanjut, mungkin bisa liat TED Talks ini:
Di situ diceritain, umumnya kita mikir, buat bahagia kita hrs sukses. Kenyataannya, kita ngejar sukses gak berhenti-berhenti, sukses mencapai target A, kita naikin lg target kita, sukses mencapai target B, kita naikin lg... Dan gitu terus ngejar sukses... Ampe gak bahagia2.
Contoh real-nya sukses masuk perguruan tinggi, sukses wisuda, trs lanjut lagi... kapan kerja? kapan nikah? kapan punya anak? kapan plesir pensiun? kapan punya cucu? gitu terus gak abis-abis...
Gimana kalo mindset-nya dibalik? Bukan sukses yg bikin bahagia. Tapi bahagia yg sebenarnya mengarahkan kita ke berbagai kesuksesan-kesuksesan. Atau bersyukur lebih tepatnya :)
Sunday, December 18, 2016
Autentik
![]() |
| au·then·tic /ôˈTHen(t)ik/ (adj.) of undisputed origin; genuine. |
Yang namanya manusia, pasti kita kadang membandingkan diri kita dengan orang lain. Tapi yang nggak kalah penting adalah kesadaran bahwa kita itu beda. Nggak sama percis. Pengalaman hidup kita juga beda-beda. Asal muasal dan kisahnya juga beda-beda. Berbeda bukan berarti kita lebih baik dari mereka atau mereka lebih baik dari kita. Bukan berarti aku lebih baik darinya atau dia lebih baik dariku. Ya pokoknya beda aja. Sesederhana itu.
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Al-Hujurat:13)
Kalo kita udah sadar dengan perbedaan. Dan mau berdamai akan hal itu. Kita juga akan sadar bahwa masing-masing kita cara belajarnya pun berbeda-beda. Cara menjalani hidupnya beda-beda. Cara ini itunya beda. Nggak perlu maksain diri kita sama kaya yang lain. Nggak perlu maksain orang lain ngikutin pendapat kita.
Sadar nggak? Semua orang itu punya peran hidup masing-masing lagi di dunia ini. Nggak semua orang harus jadi selebgram misalnya, ya nggak? Itu contoh aja, buanyak hal lainnya yang bisa kita awalin dengan “Nggak semua orang harus...” bahkan hal yang menurut kita umum pun bisa kita awalin dengan kata-kata itu. Nggak semua orang harus makan nasi, may be? Nggak semua orang harus jadi dokter? Bener kan?! Orang itu beda-beda. Dan masing-masing punya perannya tersendiri di dunia ini.
Nggak ada salahnya jadi autentik.
Sunday, November 9, 2014
Korea Update: It's Okay That's Love & Winner
Suka Kwang Soo
Suka Jo In Sung
Suka semuaaaaa
Sedih, lucu, aneh, hhu sukaaaa masih ga percaya udah beres... Ceritanya tentang psikiater wanita dengan penulis romance thriller pria (yang ganteng! serius, demi, beneran, nggak boong) mereka saling menyingkap dan menyembuhkan trauma masa kecil satu sama lain *haish*
Banyak life quotes juga di sini, secara cowonya penulis.
LANJUT!
Winneeeeeeer! Ini sekelompok pria-pria musisi baru debut dari kerajaan YG dan keren bangeeeet!
Ganteng-ganteng, pinter-pinter (pinter nyanyi, dance, bikin lagu, dll), keren-keren awawaw
GIMANAAAAA? Ketjeeeee kaaaan? Lagunya nggak cuman satu yang enak tapi satu album enak semua juga :') seneng deh.
Thursday, October 2, 2014
Aksi Reaksi
Kalo lu ngasih cinta (azek) lu bakal dpt cinta
jalandakwahbersama.wordpress.com/2009/07/25/jangan-membicarakan-aib-orang-lain/
mhdfaisal.wordpress.com/2010/01/14/filosofi-kehidupan-hukum-fisika-newton-bag-3-habis/
Saturday, February 1, 2014
When you don't know what you want...
Pun kalo lu tetep nggak nemuin apa yang lu pengen, at least seringkali lu bakal tau lho apa yang nggak lu pengen setelah lu ngelakuin sesuatu itu. Life is a journey, you don't get to a conclusion instanly. Kalo iya, ya nggak seru, ya nggak?
"...So when you have finished, then stand up..." —Ash-Sharĥ (The Relief)
Kalo udh selesai, tetep lakuin sesuatu, gua tertohok karena selama ini cuman mikir gimana jd lebih produktif? Yaelah lakuin aja sesuatu jangan cuman mikir, mikir itu penting, tapi mikir doang sambil diem kelamaan itu nggak bagus, dan GUE! adalah salah satu bukti, salah satu korbannya, YA kebanyakan mikir nggak ada aksi sangaaaat sangat tidak bagus.
Kalo-kalo nih ya—ini kemungkinan terburuk aja—kalopun apa yang lu lakuin selama ini bukan yang lu mau dan lu nggak sadar-sadar... ketika lu sadar! Maaaasih banyak waktu buat lo! Buat ngejar apa yang lu bener-bener mau. Simpel ajalah rum, nggak usah dibikin ribet-ribet. Ayolah bergerak, makan yang sehat, hidup sehat, banyak ibadah, banyak menghasilkan karya, jangan idle selamanya ketika waktu nggak pernah berhenti.
"For a believer, dunia ini hanya sekejap mata. And the hereafter? Eternal!" —Anonimus
Agak ngeri sih kalo baca kata-kata itu tapi emang bener... gimana dong? Tapi mau lu takut, sedih, seneng, bingung, atau apalah, berdoalah. Bener banget. Kita tuh cuma numpang di bumI ini, sebentar pula. Yaaa back to the topik, tapinya kita semua itu unik, kita semua punya takdir pun nasib, pernah denger ini nggak sih?
"Life is 10% what happens to you and 90% how you react to it." —Charles R Swindoll
LET'S GO! MOVE! MOVE! MOVE! AND DO ACTION! ACTION! ACTION!
AYO! GERAK! GERAK! GERAK! DAN BERAKSI! BERAKSI! BERAKSI!
OUIYEAAAAAAH!!!
Done.
Tangsel, 01 Feb 2014
A. A. W.
Sunday, July 28, 2013
Sacrifice?
Sometimes you hurt someone.
The one who always fights for you.
The one who wants to be with you, who always wants to be your best friend.
Finally, that person will believe however he/she try to hold you... the thing is you don't have any urge to hold her/him back.
You don't really need people.
You really hurt them who try really hard... fight for your own sake... but you just like "It's okay I won't take part."
People use drug, left by the one they love, bullied, see their parents fight everyday, etc and every-time they just like "It's okay. I resign." "I can't. I won't go.. I won't try." "I'm alone."
Tuesday, July 23, 2013
A Rule of Dreaming? and Success...
From:
The Secret by Rhonda Byrne
My Summary:
Part A
1) Ask
2) Believe
3) Receive
Part B
1. Gratitude
2. Vision
3. Be Positive
I also ever read--just a glance--a book by someone about build your dream
1) You need to write your dreams
2) Make your 'dream ladder'... it's just like steps to go there
3) Check your progress
You know? I'm the kind of read-the-instruction-before-use-a-tool person... I observe more when I have to decide something... So it's quite interesting when people who reach their dreams tell their story how to go there... How about you? Do you have a rule of dreaming or key to success?
But actually I can get a conclusion that if you have a dream you need to believe your dream, you really have to not letting any space for doubt or hesitation.
Or if your dream quite absurd you really need something we call hard work, in your own way to go there may be it won't be easy... but your experience will make your success more last longer, stable and you can face many obstacle more easily. Because everything instant is okay but not better than something with long process before ready to be served.
and, remember this statement: "If you really want it, you really can achieve it. If you can't achieve it, may be not yet... or you don't really want it, there's something more."
another statement, my old tweet: @JustIPB_ "It's not about your dream. It's about how you execute your dream." :') -- @Iwan9S10A #3rdJUST
The lovely fact is... sometimes some success people didn't realize when they've done a kind of hard work. They don't know or may be don't have time to think that they are hard workers. They focusing on what they want. When it comes to work they thing "It's just something I really love.."; "Something, I enjoy in it."; "It's just something that I need to pursue.." or "It's just something that have to be done."
And suddenly, even before they recognize it, they already got something that people used to call "success".
Night,
arumamelia.
Tuesday, July 2, 2013
Antara Kepo dan Peduli
Teman, kali ini saya ingin mengingatkan sedikit (satu poin saja) mengenai kepada-siapa-anda-bercerita baik itu cerita bahagia atau pun problem anda. Intinya berceritalah kepada orang yang kira-kira peduli dengan Anda. Jangan buang-buang waktu anda bercerita kepada orang yang hanya ingin tahu tapi tidak peduli.
Orang yang tidak Anda kenal, yang Anda temui begitu saja di suatu perjalanan, bisa saja peduli. Tapi teman sendiri malah terkadang hanya sekedar ingin tahu. Ada juga sahabat yang ingin tahu + peduli. Dan ada juga keluarga yang mereka sangat peduli pada Anda, tapi Anda bercerita ataupun tidak mereka sama sekali tidak mempermasalahkan itu, itu hak Anda sepenuhnya, jika sudah sedekat ini dengan seseorang, bahkan sebelum bercerita, mereka sudah mengerti apa yang sedang Anda rasakan, terkadang kalian hanya perlu menangis di bahu mereka tanpa perlu panjang lebar bercerita.
Yang terakhir, bahkan sebelum Anda menangis Ia sudah tahu segalanya, Anda hanya perlu percaya. Dia lah Tuhan Anda. Pencipta diri Anda, termasuk pencipta hati Anda.
Saturday, April 13, 2013
Mengenai Sistem Pendidikan dan Kita
*edit skrg 2017 UN udh gak jd syarat kelulusan dan ada UN perbaikan segala
#4 Dari Prof. Rhenald Kasali (Guru Besar FE UI)
LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa.
Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana. Saya memintanya memperbaiki kembali,sampai dia menyerah.
Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberinilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri.
Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat. “Maaf Bapak dari mana?”
“Dari Indonesia,” jawab saya.
Dia pun tersenyum.
BUDAYA MENGHUKUM
Pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi hidup saya. Itulah saat yang mengubah cara saya dalam mendidik dan membangun masyarakat.
“Saya mengerti,” jawab ibu guru yang wajahnya mulai berkerut, namun tetap simpatik itu. “Beberapa kali saya bertemu ayah-ibu dari Indonesia yang anak anaknya dididik di sini,”lanjutnya. “Di negeri Anda, guru sangat sulit memberi nilai. Filosofi kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang agar maju. Encouragement! ” Dia pun melanjutkan argumentasinya.
“Saya sudah 20 tahun mengajar. Setiap anak berbeda beda. Namun untuk anak sebesar itu, baru tiba dari negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, saya dapat menjamin, ini adalah karya yang hebat,” ujarnya menunjuk karangan berbahasa Inggris yang dibuat anak saya.
Dari diskusi itu saya mendapat pelajaran berharga. Kita tidak dapat mengukur prestasi orang lain menurut ukuran kita.
Monday, December 31, 2012
Limit
Ehehe... That's right it is an English translation from Gangnam Style by PSY
Read more: http://www.kpoplyrics.net/psy-gangnam-style-lyrics-english-romanized.html#ixzz2Gdhxfvmh
Follow us: @kpoplyrics_net on Twitter | kpoplyricsnet on Facebook
When I read those lyrics.. I'm just like
"Aaaaaa I want to be that kind of girl"
and
"Aaaaaa~ I want that kind of guy too"
and
"AAAAA WHAT? "till the end?" You are a man!"
ahaha just ignore me -_-
Yeah, It's just a little present and "I'm Happy Too"greet from me
For my friends who finally wear hijab
Who insyallah finally do the limit (hijab)
Hijab literally means limit
When we use hijab.. hope that
We limit ourselves from went to an inappropriate place
We limit guys from do-what-they-like to us
We limit ourselves from being too uncontrolled and deviant
And many other "we-limit-..."
Well, I'm not that kind of girl yet
But I'm not giving up yet too :3
Let's improve ourselves together.. to be better ^^
Together.. To be more remembered Xp
note: although my hijabers friends not read it I just need to express my happiness
Well, Congratulation Fellaaaaas!!!
*=I hide some lyrics hehe
Tuesday, December 25, 2012
Money
"Money is not everything, but everything needs money."
BUT we don't need everything right? We need what we need.. Everything is too overwhelm.
We don't live for money, we live to reach our dreams... (mine, is not just having money then being rich-man)
We would love to do what we love... doin our passion... then money will follow us.. is it right?
You can call me naive...
But I call it.. trust and faith
To my soul.. my passion.. my want etc.
not retarded.. I'm advance.. I've learned.
Money can be a measurement. In fact, the rich always seen by people everywhere. But we don't give a shit to people out there, who just can see us from our cover.. right?
Cause, we don't live to make them happy. We live to make ourselves, people we love, and people who love us happy--people who close to us.*
And people who close to me, also knew that it isn't money... the reason why we live. It isn't money which can make them and me... happy.
So, I choose to believe what I want to believe... that my conclusion for this topic is:
Really! Money is not everything.
God, thank you so much for much happiness you already gave and will give.. If just a "happiness" is already awesome. How about you... the one and the Almighty who gave it.
I hope I can be your true and real servant.
:)
*God is not a "people". But God loves us. And we love God. And we live for God :)
So sorry, I just don't know a suitable word to replace that "people" word.
Sunday, November 25, 2012
Kerja Kelompok
25 November 2012 via my mobile phone
Arum bete banget! Aaaargh! Nih ya...
Minggu pagi gue mandi, sambil meratapi kenapa harus balik ke bogor secepat inii (」゜ロ゜) 」
Jadiii tuh kamis sore, kata (sebut saja) pak ketu kita kumpul lagi minggu siang! ngerjain naskah, buat tugas kita yaitu bikin film, sosiologi umum.
Dan jadilah gua jam 8an udh mandi.. Jam 9 nerapihin barang2 sambil ngedumel.. beteee gua masih pengen di rumah masih mau internetaaan... masih mau tidur di rumah... masih maunya mandi di rumah.. masih mau makan di rumaaah.. masih ga mau di asrama pokoknya!
Dan jam 10an kakak gua (mas rio) mandi. Kata bapak, mobilnya nganggur tuh.. nganterin amel sekalian jemput mas arno (mas arno dr bogor mau ke jakarta)..
Oke aja deh.. sambil bersedih hati gua nunggu mas rio selesai mandi, sambil nonton tv.. kapan lagi gw nonton tv?
Akhirnya mobil berjalan ke arah lebak bulus...
Pasrah
Sampe lebak bulus, mas arno jg udh sampe dan baru turun dr agra mas... dan gua akan naik agra mas.. senyum gua udh mulai bisa keluar, yaaa harus semangat! Demi kok ini demi! Gua ke bogor kan tujuannya emang kuliah bukan seneng2 mau ga mau harus gua hadapin...
Dan di bus agra gua buka hape:
JENG JENG
Amin R03: "Assalamu'alaikum
Brhubung pada ga bisa skrg, gua punya kbijakan, gmna kalau snin aja kita slesain naskahnya dan pertimbangan ke2 kita snin kuis, jdi fokus kuis dlu aja, sama tugas bio ingat.
Gmna ada yang keberatan ?
Jarkom ke anak kel 1 dan 10 yang lain, gua ga punya smua nomornya hehe."
@#$%%*+((7&*27; x
BETE GUAAAAAA
IYA
Salah gua si ga nanya dulu jadi apa nggak
Salah gue sih ga sering-sering ngecek hape!
Gua yang salah gua iyaaa... tapi kalian pasti tau betapa hancur berkeping2 perasaan guaaa
Dan gua sms Tari begini: "LO HARUS TAU AAA! Biasanya gua ke bogor senin pagi kan? Dan... minggu siang ada kumpul.. bikin naskah film.. gua saat ini di bus agra mas menuju bogor membaca sms intinya: Ga jadi kumpul"
Tari bales: "Anjir temen lo parbet ituuuuuuu.......trus lo gimana? Lanjut ke sini? Tp gue mau pergi, ila juga mau ke kosan, cia pergi, diar kerja kelompok, rida pulang"
Iyaaaaa tar gua keseeeeeel bangetan... rasanya gua pengen turun dr agra mas tp itu cacat bangeeet... dan ujung2nya malah ngerepotin nyokap gua.. taaar lu harus ngerti bangeeet perasaan gueee huhuhu
By the way gua sms amin begini..
Gua: "AAAAA! Gua mau nangis gua udh naik bus ke bogor.... tau gitu gua balik lg ke rumah... ke bogornya senin"
Amin R03: "Yaah rum jgn nangis. Soalnya dika smsnya juga td rum. Jangan nangis ya rum "
Gua: "Aaaah busnya udh mau masuk pintu tol... titip makasih ke dika dr arum TT~TT"
Amin R03: "Oh siap rum."
Amin R03: "Rum dika blng "samasama" rum"
Gua: "Ngeselin ah kalian"
Amin R03: "Maaf bgt ya rum kalo ada rasa marah sama saya rum. Soalnya saya tgl jarkomin aja. Skali lg sy mnta maaf rum"
Gua: "Yaudah lah.. karena arum baik.. arum maafin"
Amin R03: "Iya terima kasih bnyk ya rum. Arum emang baik dah"
Gua: "(╯°□°)╯︵┻━┻ gua terzalimi nih.. di asrama kaga ada siapa2 pula"
--___________________--
Aaaaaargh itu orang kaga peka banget -___- gua tuh bete, "bilangin MAKASIH BANGET ke dika" itu nyindir cooooooy nyindiiiiiir...
Sama-sama? Hah?
Dan sekarang..... gua sedang berada di kamar sendirian.. tanpa teman.. masih sedih.. masih berdoa diberikan hikmah dan keikhlasan.. masih mikirin... nyokap gua lagi goreng cimol ni sekarang.. gua sedih..
Kalo dipikir2 gua tuh emang kesulitan deh kerja kelompok.. masalah banget lah...
1) mau ngasih ide... ga bagus.. ga kepake.. ga makna... udah lupain aja...
2) Diem aja.. ga guna.. nyampah..
3) Asal yg penting kerja aja lah.. ntr salah.. apa kaga guanya dimanfaatin.. semua gua kerjain.. gara2 gua ga ngerti cara minta tolong... kadang2 jatohnya malah kaya jd tukang ngatur... apa nggak hasil kerja gua dianggap jelek... kalo bukan: a) hasil kerja gua nggak dipake, b) hasil kerja gua diterima tp ikhlas ga ikhlas
Ya Tuhan kasihanilah hamba mu ini *berdoa berdoa berdoa*
Ya udah lah... teman-teman doakan saya ya.. semoga teman-teman tidak sering2 bernasib sial seperti saya... begitu pula dengan saya untuk kedepannya. Amin
Saturday, November 24, 2012
People Made Us
| http://weheartit.com/entry/44072233/ |
Sudah sejak lama saya menjadi orang yang kelihatannya dingin. Ketika seseorang bertanya sesuatu, terkadang saya hanya menjawab tanpa balik bertanya "Memang kenapa?" atau "Bagaimana denganmu?". Bukan saya tidak peduli, kenyataannya saya yang dulu, ketika bertanya "Ada apa?" "Memang kenapa?" dan sejenisnya.. hanya akan dijawab "Gapapah" "Mau tau aja" dll.
Sunday, October 21, 2012
Monday, July 23, 2012
Arum Amelia Memilih Kuliah
Iya
Saya dr UI ingin konfirmasi, apa adik tidak mendaftar ulang?
Iya.
Boleh tau alasannya?
Mmm.. saya lebih milih yg IPB mba
Karena sudah di ITB?
IPB mba pertanian, bogor.. bogor...
Oke, saya konfirmasi sekali lagi ya? Ini dengan Arum Amelia, tdk mengambil prodi yg di UI karena lebih memilih yg di IPB?
Iya mba.
Rasanya itu.......... gak bisa digambarin pake kata-kata. Pilu? Entahlah.
***
Sangat sulit dan membingungkan memilih fakultas yang favorit, tapi sesuai kemauan dan kemampuan saya. Awalnya saya memilih Teknik Sipil, tapi tiba-tiba saya takut membuat bangunan. Lalu Teknik Mesin, lalu Perkapalan. Tapi latar belakang saya sebagai wanita membuat saya berpikir dua kali. Tiba-tiba terpikirkan IT, bukan! Bukan Ilmu Komputer! Di UI, Ilkom dgn Kedokteran sama-sama sulit bila saya mau realistis dengan kemampuan saya. Maka saya memilih Sistem Informasi di UI. Tapi saya harus realistis, pilihan kedua di SNMPTN agaknya harus lebih aman dibanding pilihan pertama.
About Me
- Arum Amelia W
- South Tangerang, Banten, Indonesia
- Do you know, how many stars in the sky? Do you know how many flowers in this universe? I don't know. But alone, or together they are awesome. I want to be like them.






