Showing posts with label Short Story?. Show all posts
Showing posts with label Short Story?. Show all posts

Friday, February 21, 2020

Turah #repost WA

*SARAPAN*
 *EMPANE*

*S I M B O K*

"Mbok,  kita kan sekarang cuma tinggal berdua, kenapa simbok tetap masak segitu banyak? Dulu waktu kita masih komplet berenam aja simbok masaknya selalu lebih. Mbok yao dikurangi, mbook...ben ngiriit.." kataku dg mulut penuh makanan masakan simbokku siang ini: nasi liwet anget, sambel trasi beraroma jeruk purut, tempe garit bumbu bawang uyah, sepotong ikan asin bakar,  dan jangan asem jowo. Menu surga bagiku.

Sambil membenahi letak kayu2 bakar di tungku, simbok menjawab, "Hambok yo ben toooo..."
"Mubazir, mbok. Kayak kita ini orang kaya aja.." sahutku.
"Opo iyo mubazir? Mana buktinya? Ndi jal?" tanya simbok kalem. Kadang aku benci melihat gaya kalem simbok itu. Kalo sudah begitu, ujung2nya pasti aku bakal kalah argumen.
"Lhaa itu?, tiap hari kan yo cuma simbok bagi2in ke tetangga2 to? Orang2 yg liwat2 mau ke pasar itu barang??" aku ngeyel.
"Itu namanya sedekah, bukan mubazir.. *Cah sekolah kok ra ngerti mbedakke sodakoh ro barang kebuang*.."
"Sodakoh kok mban dino?! Koyo sing wes sugih2o wae, mbooook mbok!" nadaku mulai tinggi. " *Ukuran sugih ki* *opo* *to*, *Kir*  ?"   Ah, gemes lihat ekspresi kalem simbok itu!
"Hayo turah2 leh duwe opo2..Ngono we ndadak tekon!"
"  *Lha aku lak yo duwe panganan turah2 to*? *Pancen aku sugih, mulo aku iso aweh*...". Tangannya yg legam dg kulit yg makin keriput menyeka peluh di pelipisnya. Lalu simbok menggeser dingkliknya, menghadap persis di depanku. Aku terdiam sambil meneruskan makanku, kehilangan selera utk berdebat.
" *Le, kita ini sudah dapat jatah rejeki masing2*, *tapi kewajiban kita kurang lebih sama*: *sebisa mungkin memberi buat liyan. Sugih itu keluasan atimu untuk memberi*, *bukan soal* *kumpulan banda brana. Nek nunggu bandamu* *mlumpuk  lagek aweh, ndak kowe mengko rumongso isih duwe butuh terus, dadi ra tau* *iso aweh kanthi iklas. Simbokmu iki sugih, le, mben* *dino duwe pangan turah2*, *dadi iso aweh, tur kudu aweh*. *Perkoro simbokmu iki ora duwe banda brana, iku dudu ukuran*. *Sing penting awake dewe iki ora kapiran, iso mangan, iso urip, iso ngibadah*, *kowe podo iso sekolah, podo dadi uwong.. opo ora hebat kuwi* *pinaringane Gusti Allah, ingatase simbokmu iki wong ora duwe tur ora sekolah?*", simbok tersenyum adem.
"Iyo, iyoooooh.."
"Kowe arep takon ngopo kok aku masak akeh mben dino?"
"He eh."
" *Ngene, Kir, mbiyen simbahmu putri yo mulang aku. Jarene: "Mut, nek masak ki* *diluwihi, ora* *ketang diakehi kuwahe opo* *segone. E....mbok menowo ono tonggo kiwo* *tengen wengi2 ketamon dayoh, kedatangan tamu jauh, atau anaknya lapar malam2,kan* *paling ora ono sego karo duduh jangan..".. ngono kuwi, le. Dadi simbok ki dadi kulino seko cilik nyediani kendi* *neng paran omah kanggo wong2 sing liwat, nek mangsak mesti akeh ndak ono tonggo teparo mbutuhke. Pancen niate wes ngunu* *kuwi yo dadi ra tau jenenge* *panganan kebuang2*... *Paham* ?"
Aku diam. Kucuci tanganku di air baskom bekas simbok mencuci sayuran.  *Aku bangkit dari dingklikku di depan tungku*, *mengecup kening keriput simbokku, trus berlalu masuk kamar*
*Ah, simbok. Perempuan yg ngga pernah makan sekolahan dan menurutku* *miskin itu hanya belajar dari* *simboknya sendiri dan dari kehidupan, dan dia bisa begitu* *menghayati dan menikmati cintanya kepada sesamanya dg caranya sendiri. Sementara aku*, *manusia modern yg bangga belajar kapitalisme dgn segala hitung2an untung rugi, selalu khawatir akan* *hidup kekurangan, lupa* *bhw ada Gusti Allah yang* *menjamin*
*hidup setiap* *mahluk yg bernyawa*. Simbokku benar: *sugih itu kemampuan hati* *utk memberi utk liyan, bukan soal mengumpulkan utk diri sendiri*🙏🙏🙏

Sering nemu deh kaya beginian atau dakwah, bagus, tp bahasa Jawa...

Tuesday, December 25, 2012

Money



"Money is not everything, but everything needs money."


BUT we don't need everything right? We need what we need.. Everything is too overwhelm.

We don't live for money, we live to reach our dreams... (mine, is not just having money then being rich-man)

We would love to do what we love... doin our passion... then money will follow us.. is it right?

You can call me naive...
But I call it.. trust and faith
To my soul.. my passion.. my want etc.

not retarded.. I'm advance.. I've learned.

Money can be a measurement. In fact, the rich always seen by people everywhere. But we don't give a shit to people out there, who just can see us from our cover.. right?

Cause, we don't live to make them happy. We live to make ourselves, people we love, and people who love us happy--people who close to us.*

And people who close to me, also knew that it isn't money... the reason why we live. It isn't money which can make them and me... happy.

So, I choose to believe what I want to believe... that my conclusion for this topic is:
Really! Money is not everything.

God, thank you so much for much happiness you already gave and will give.. If just a "happiness" is already awesome. How about you... the one and the Almighty who gave it.
I hope I can be your true and real servant.

:)

*God is not a "people". But God loves us. And we love God. And we live for God :)
So sorry, I just don't know a suitable word to replace that "people" word.

Saturday, November 24, 2012

People Made Us

http://weheartit.com/entry/44072233/

Sudah sejak lama saya menjadi orang yang kelihatannya dingin. Ketika seseorang bertanya sesuatu, terkadang saya hanya menjawab tanpa balik bertanya "Memang kenapa?" atau "Bagaimana denganmu?". Bukan saya tidak peduli, kenyataannya saya yang dulu, ketika bertanya "Ada apa?" "Memang kenapa?" dan sejenisnya.. hanya akan dijawab "Gapapah" "Mau tau aja" dll.

Monday, July 23, 2012

Arum Amelia Memilih Kuliah

Dengan Arum Amelia?
Iya
Saya dr UI ingin konfirmasi, apa adik tidak mendaftar ulang?
Iya.
Boleh tau alasannya?
Mmm.. saya lebih milih yg IPB mba
Karena sudah di ITB?
IPB mba pertanian, bogor.. bogor...
Oke, saya konfirmasi sekali lagi ya? Ini dengan Arum Amelia, tdk mengambil prodi yg di UI karena lebih memilih yg di IPB?
Iya mba.


Rasanya itu.......... gak bisa digambarin pake kata-kata. Pilu? Entahlah.


 ***

Sangat sulit dan membingungkan memilih fakultas yang favorit, tapi sesuai kemauan dan kemampuan saya. Awalnya saya memilih Teknik Sipil, tapi tiba-tiba saya takut membuat bangunan. Lalu Teknik Mesin, lalu Perkapalan. Tapi latar belakang saya sebagai wanita membuat saya berpikir dua kali. Tiba-tiba terpikirkan IT, bukan! Bukan Ilmu Komputer! Di UI, Ilkom dgn Kedokteran sama-sama sulit bila saya mau realistis dengan kemampuan saya. Maka saya memilih Sistem Informasi di UI. Tapi saya harus realistis, pilihan kedua di SNMPTN agaknya harus lebih aman dibanding pilihan pertama.

Wednesday, February 29, 2012

Ladies With Their Piano (Also Great Do The "Featuring" Performances)

It's common to see them with piano(s), how about, we see them with another performance?

Sara Bareilles

Source: http://www.amynicolegwaltney.com/galleries/life/

Featuring Weezer


Regina Spektor
Source: http://nnm.ru/blogs/fluty/regina_spektor_soviet_kitsch_piano_sheet_music/

Featuring Ben Folds


Vanessa Carlton
Source: http://blog.zap2it.com/pop2it/2011/05/vanessa-carltons-new-single-carousel-listen-to-it-now.html

Featuring Big Yellow Taxi


Even if they are not the main artists... I was amazed by their humm... Lovable voice ;)

Monday, February 13, 2012

Kesalahan (Hidup yang Seru)

Kalo di pikir-pikir gue bisa dibilang manusia tersalah kali ya.
Maksudnya, gue pernah dari rumah (kodam bintaro/pondok aren) mau les ke veteran bintaro. Nyasar ke lebak bulus. Dari rumah tapi lewat ciledug-cipulir naik patas mau ke senayan (GBK) nyasar ke arah kemang. Dari Blok M pengen pulang harusnya naik metromini 71 (ke arah bintaro) nyasar naik 75 (ke arah radio dalam).

Lebak Bulus
Kemang
Radio Dalam

Wilayah kehidupan gue Bintaro ama Tangerang doaaang
Please bgt

Dan itu dia yang bikin seruuuu... gue nggak mau cerita lebih kaya gimana kejadiannya. Biar lu penasaran, itu seru banget cuy kalo gua ceritain (dibaca: gua males ngetiknya).

Intinya yang mau gue share adalah... Ketika terjadi kesalahan, fix banget ternyata banyak hal---atau maksudnya---ada juga gitu  hal-hal yang bisa lu syukurin, nih ya.... Mungkin itu adalah suatu pengalaman yang direncanain tuhan buat ngejutin elu.... rencana spesial yang dibikin tuhan biar hidup lu ga flat, biar seruuu... Ya kali lu sengaja ke sasar? Dan ga cuman ke sasar doang kata guru LIA gue, gue itu clumsy jadinya banyaaaak banget kesalahan yang ga disengaja yang gue hadepin.


Hati-hati...
Adalah hal kecil dan sederhana, untuk menghindari kesalahan yang mungkin bisa saja jadi besar di masa mendatang.
-buku fisika guru NF gue

Kayanya gue terlalu careless deh alias ceroboh sampe seriiiiiing banget menghadapi sesuatu yang orang sering sebut ketidakberuntungan maupun kesalahan-kesalahan.

Contoh lagi tuh tadii yaaa gue telat. Lari2 turun dr motor, milih naik metro, trs pas sampe tanah kusir naik angkot padahl cmn 5 meter doang.. Ternyata tetep telat dikunciin. Dan kocak! Malah senam gitu uwahaha. Pulang sekolah gue ada asistensi, kaya PM/belajar tambahan, dan gue muter-muter bingung masuk kls mane. Terus sepele, gue cmn isi pulsa pake voucher, trs keblokir pengalaman baru banget... Dalam waktu 1 hari hidup bisa seseru itu. Gila ya Subhannalllah ya betapa berharganya hidup di dunia. Banyak hal yang bisa lu hadepin dan banyak hal ga terduga. Itu aja nggak gua jabarin perJam. Blom lg yang tentang kelompok ujian praktek Senam. Hari ini seabstrak dan sseru hari-hari para manusia lainnya deh. Dan, hari ini gua bersyukur, dan yup nikmat gue ditambah. Gue ngerasain hidup itu nikmat.

Hidup itu seru.

Amel ;)

Monday, November 14, 2011

Nothing vs The One That Got Away

Mantap.
Malam ini bisa pas banget gue menyimak dua lagu, yang satu kayanya cewenya mati, yang satu cowonya mati.. Kurang pas apa coba?

Nothing


Ada seorang cowok, karena dibarat sono noh... kebiasaan mereka kalo sedih minum-minum..
Di hibur temen-temennya, loe bisa ngelupain dia (her) tapi sampe si cowo bnr2 mabok, dia sadar dia ga bakal bisa ngelupain cewenya...
Dia nelpon cewenya tapi...
"Dialed her number and confessed to her
I'm still in love but all I heard
Was nothing"
Nah ini, nah ini! ternyata dia gak sadar cewenya udah mati..

Melankolik deh gue... langsung ikutan sedih gitu dan bilang sendiri
Pantesaaan di verse 1 nya tadi lagunya:
"Am I better off dead?"

Sediiiiih... gue geser ke tab sebelahnya, youtube jga yg gua buka...

The One That Got Away


Pas liat depannya, udah yakin banget ini sedih... Mulai deh gue simak ceritanya
Td sebelum nonton ini video (saat lagi nonton video yg nothing) gue bilang gini:
"Waduh bagus bgt cewenya mati... Hmm tapi emang bagus beneran deh, kalo cowonya yang mati kasihan cewenyaaa"
Nah ini nah ini, video berikutnya malah cowonya yang mati,,,
dan sampe cewenya tua, sampe cewenya udh nikah sama cowo lain
Dia masih inget si cowo yg meninggal...
Dia nyesel


Monday, September 5, 2011

Empty #1


Penulis cerita-cerita dulu yee.. hhi..
Aaaaa~ September ceria banget, drama korea yang gua tonton di TV tentang cinta-cinta an, ampe 2 drama lhoh! Masing-masing satu setengah jam hahaha. Terus tadi abis dari ultah temen (Gita Ayunadya 17th birthday, wish you all the best Miss! XD).. Temen gue juga pada ceria banyak barang baru, baju, sepatu, duit baru hehehe, sampe ada yg punya pacar baru ;D n gebetan baru. Awaw ikut seneng. Jadi pengen gambaaar hahaha. Tapi males aja ni, anehnya gue tuh kalo lagi suram malah suka banget gambar, kalo lagi seneng suka juga si tapi karena seneng itu gue nggak konsen pengen gerak-gerak sedangkan kalau gambar uuuus gue tekun mamen, bisa kalem dong hahaha.
Tapi oh tapi! Berekspresi selain dengan gambar bisa pula dengan bernyanyi, tapi lagi masih ada cara berikutnya.... Mari mengarang cerita, hihihi bikin cerpen aaah~
Enjoy and just look forward, belom ada ide bakal gimana nih hhe. Let’s start :)

A Lonely Girl With A Boring Case Of Life

I feel empty, and just like him, some.... times ago, but why? Empty met empty....
Now... can be sooo colorfull...

My Name is Nina, and this is my story.

Hari itu senin pagi, gue berangkat sekolah kaya biasa, naik motor agak ngebut, agak siang, biasa banget deh. Nah ini ini yang ga biasa, gue nyerempet om om, dan mobilnya lecet parah, dan gue juga diserempet anak sekolahan gue cuy, semuanya gara-gara berhenti mendadak. Terjadi serangkaian serempetan juga disekitar gue. Gue nggak ngerti salah siapa, siapa yang berhenti mendadak duluan. Pokoknya itu pagi, kacau. Parah.

Dipinggir jalan gue cengo, kayanya rusuh dan rame aja. Perasaan mestinya gue ke RS karena kaki gue berdarah tapi kok beberapa ada yang lebih parah ya. Jadi gue agak-agak terabaikan gitu. Om-om yang gue serempet ada dikanan gue, setelah beberapa lama ngebantuin orang-orang minggir dan apalah nggak tau. Dan anak satu sekolahan yang nyerempet gue ada di kiri gue duduk juga, dan minta maaf sampe banyak deh, gara-gara ngeliat darah ngerembes dari kaos kaki sobek gue.

5.. 4.. 3.. 2.. 1.. Baru lima detik si om-om duduk tau-tau dia bilang “Saya kuliah kedokteran lho.”
“Oh keren-keren.” Gue bilang sambil pikiran gue udh sampe depan sekolah, ceritanya dikunciin dan ada guru bapak-bapak cowok galak banget, ada guru cewe masih muda tapi jutek banget aaaaaaaaaaaaaa nooo! Ntr ada ulangan Bio pula, udah belajar guaa padahal! Errrrr.
“Dek?!”
“Oh iya apa kak?”
“Boleh saya liat kakinya? Atau mau langsung ke klinik deket sini aja?” Kata om dokter.
“Iya. Gue anterin deh kalo ke klinik. Sorry ya, gue bener-bener nggak sengaja nyerempet.” Masih minta maaf cowok sekolahan di kiri gue.
“Oh iya makasih...” ke kanan sambil ngulurin kaki. “Oh iya udah ga papah, ga sengaja kan.” Ke kiri sambil senyum sekilas.
“Saking ga papahnya lu kalo mau ke sekolah, silahkan beneran deh.” Lanjut gue
“Nggak usah gue mesti tanggung jawab. Kalo kenapa-kenapa kan bahaya.”
“Bahaya apa? Gue tinggal nyari lu minta ganti rugi. Satu sekolah ini.”
“Hmmm... Tau gue kelas brp? Nama? Sini deh hape lu gue kasih nomor gua.”

Si om dokter akhirnya meriksa kaki kanan gue yang berdarah, diiringi rintih-rintih gue sedikit. Perih cuy hehehe.
“Hmm... Ga ada patah tulang, tulang geser, yang ngeri-ngeri gitu kayanya. Tenang aja, saya bantu bersihin dulu ya jangan diapa-apain.” Sambil ke mobil sebentar.
“Noh baik-baik aja. Gih! Kalo telat sekarang ke sekolah juga nggak papah, makin siang makin parah.” Kata gue ke cowok jaket item, celana putih, baju putih khas seragam senin.
“Mmm, ya udah deh. Maaf banget ya. Beneran maaf. Gue XI-IS-1, Juno. Oh ya nomor gue.. Nih. Bilang aja kalo kenapa-kenapa. Motor lu juga kalo kenapa-kenapa.” Kata dia sambil balikkin hape gue.

“Alhamdulillah nggak kenapa-kenapa. Kok tapi sakit ya. Perih juga.” Kata gue pas si om dokter balik.
“Tadi pergelangan kaki kamu posisinya gimana? Ngelurus gitu ya?”
“Iya sih tadi niatnya mau minggir, ngerapet biar nggak kena. Eh tetep kena. Aw. Itu diapain.”
“Kayaknya kamu keseleo makanya sakit dan luka juga, jadi perih.”
“Ooo.”

Sambil di bersihin lukanya. Gue nelfon rumah, ada supirnya Ayah. Setelah dijemput. Bla bla bla. Gue pulang dan sama sekali nggak tau nama om dokter, minta maaf karena ngelecetin mobilnya: nggak, makasih banyak atas bantuannya terhadap kaki gue pun: nggak. Paling makasih-makasih sekilas doang. Careless. Parah ya.

Seharian di rumah gue cuman tidur. Malem dateng, melankolis deh. Rumah ini sepi banget. Rasanya kosong. Semenjak Nyokap-Bokap pisah rumah. Kosong semenjak orang tua lebih cinta dinas daripada anaknya. Kosong semenjak sahabat deket, sekaligus tetangga gue pindah jauuuh dibatasi laut. Kosong semenjak kakak gue lulus dan pergi jauh mengharapkan karir hidupnya bagus. Kosong semenjak sahabat terbaik gue selain si cewe rumah sebelah, yaitu cewek centil ceria, yaitu adek gue yang udah kembali ke asalnya. Nggak ada yang salah dan yang bener... ya gini-gini aja hidup hmmm... inilah hidup gue,kosong. Kosong aja... semenjak gue nggak tau lagi harus gimana, harus ngarepin apa didunia ini. Kosong aja, sekarang jadi kosong...

Coba untuk ulangi apa yang terjadi
Harap 'kan datang lagi
Semua yang pernah terlalui
Bersama alam menempuh malam
Walau tak pernah ada kesempatan
Terjebak dalam jerat mengikat
Namun tekad nyatakan bebas

Temukan diri di dalam dunia
Tak terkira...
Semua mati dan menghilang
Terlalu pagi temukan arti


...
 
Pure Saturday - Kosong

Powered by mp3skull.com

Friday, May 20, 2011

Cerita Nggak Jelas

Dibalik keberadaan cerpen ini:
Sehabis baca komik, saya cuman tidur2an. Saya lagi males belajar, walau besok ulangan, dan ada PR pula, malah saya telantarkan. Saya guling sana guling sini. Berkhayal. Lalu muncul hasrat mengetik!

Omong-omong saya abis ngobrol2 bareng temen, baik-baik temennya, tiba-tiba saya kepikiran gimana ya kalo saya dapat temen yang nyebeliiiiin banget, dan komplotan dia juga nyebeliiiiin banget. Saya bersyukur Ya Allah. Inilah cerita nggak jelas dari saya:

Teman Menyebalkan


Dindin: Rasanya aku sendiri disini. Maksudnya, aku satu-satunya dari SMP Tang ting tung. Sapa siapa ya? aku malu ah.

Dindin diam saja, dan ketika kakak kelas menTOA untuk segera berbaris dia langsung berbaris. Mirip robot yang sudah di atur seperlunya.

Cewek jelek: "Halo, aku Intun, dari SMP mana? Kita sekelas kan? 10-Y?" Katanya sambil dadah dadah.

Sunday, March 27, 2011

I'm Scared

Dear diary,

"today I convinced myself
it was ok to give up.

"Don't take risks.

"Stick with
the status quo.

"No drama, now is
just not the time.

"But my reasons aren't reasons,
they're excuses.

"All I'm doing is hiding from the truth,
and the truth
is that..."


I'm scared, Stefan.
I'm scared
that if I let myself
be happy for even
one moment...
that...
the world is just going
to come crashing down,
and I--
I don't know
if I can survive that.



***

"Dear diary,

"Hari ini aku meyakinkan diriku bahwa tidak apa-apa menyerah.

Jangan mengambil risiko.

Pertahankan status quo.

Tiada drama, sekarang bukan waktunya.

Tapi alasanku bukanlah alasan, itu pelarian.


Semua yang kulakukan adalah bersembunyi dari kebenaran,

dan kebenarannya adalah... "

Saturday, December 18, 2010

Bell Istimewa

Ini sebenernya tugas crpen waktu gue kelas 10, tugas B.Ind... tapi entah mengapa gue pengen ngeshare... enjoy it!


Bell Istimewa
“Riiiiiiiiiing driiiing!!!” Bell pulang berbunyi lantang. Menggelegar kesetiap sudut sekolah dasarku. Saat itu kalau tidak salah aku kelas 5, eh atau kelas 4? Ya... sekitar itulah. Disambut teriakkan “Hore!” yang meriah dari siswa-siswi yang tadinya lemas dan layu. Wajah mereka, bersemu ceria  seluruhnya. Mengapa? Hanya bell pulang bukan? Mungkin menurutmu hal biasa. Kalau begitu biarkan sejenak (ehem... maaf sepertinya bukan sejenak) aku akan menjelaskan keadaan sesungguhnya.
Saat itu bulan puasa. Nah! Dari kalimat pertamaku kalian mulai mengerti bukan? Mengapa bell pulang yang kumaksud bukan bell pulang biasa. Selain itu sebelum SDku tercinta bangunannya dibuat bertingkat, anak kelas 4 dan 5 masuk siang. Hal itu karena jumlah kelas yang belum cukup, kalau serempak semua anak masuk pagi.
Masuk siang dibulan puasa adalah hal yang menyedihkan menurut kami. Disaat matahari dengan murah hatinya berbagi cahaya yang sangat terik, disaat anak-anak lain mencuci kaki dan bersiap tidur siang. Kami harus membawa tas besar yang berat, berseragam, dan berangkat ke sekolah. Walau pedagang jajanan berkurang, peduli amat? Puasa ya lapar. Puasa ya haus. Begitulah menurut kami yang dulu belum terlau mengerti makna puasa. Hanya tuhan, diri masing-masing, dan mungkin ibu mereka yang tahu apakah anak-anak dikelas kami benar-benar puasa penuh atau disambung.
Puasa setengah hari saat itu hukumnya aneh bagi kami. Biasanya kelas 1 dan 2 saja hanya beberapa anak yang tidak puasa setengah hari. Kalau kelas 3 pagi-pagi sahur, siang buka.. lalu menyambung lagi dan baru buka sesungguhnya saat maghrib. Kelas 4 dan seterusnya, umumnya malu dengan adik kelas bila puasa setengah hari, atau bahkan tidak puasa.
Saat bell belum berbunyi, tiap anak yang masih puasa tidak bosannya bertanya ketiap murid “Kamu puasa gak?” dengan tatapan aku-masih-tahan-puasa-dong-aku-hebatkan! Dan tiap anak yang sudah batal atau tidak puasa pasti langsung keluar kelas setelah menaruh tas. Was-was diinterogasi. Bagi yang non muslim mereka mengemil bekal di kantin yang tutup (tiap bulan puasa disekolahku kantin tutup). Aku masih ingat saat aku bertiga (bersama sahabat-sahabatku) keliling kelas menanyai tiap anak. Setiap selesai dijawab “Aku masih puasa kok.” kami serempak menyahut “Kita juga!”.

Saturday, December 4, 2010

My Opinion About:: The Vampire Diaries Season 1

This week I already done a whole episodes (from 1st seson) of  The Vampire Diaries!

And you must know!!! It is soooooooo coool! And addictive! I like the story so much, and the crew... I'm sure they all great! The effects are so real.. The soundtracks are so click! And the men characters are so whew! May be i'm too late to talk about season 1.. but, it's okay.. better late to watch it, than never.. right? It is an absolutely yes! hehehe

But I really sad because, many cool and beauty character must die.. in this season, just because they are vampires! like Lexi, Annabelle, Pearl.. they are cool and actually kind vampire..

The last episode of this season (22nd episode), make me inquire.. about many thing.. There are so many question that I can ask... I can't wait to watch the next season! And if you need anything to watch.. watch this TV serial! You'll definitely like it! There's no disappointed... I felt it. =)

About Me

My photo
South Tangerang, Banten, Indonesia
Do you know, how many stars in the sky? Do you know how many flowers in this universe? I don't know. But alone, or together they are awesome. I want to be like them.