Sumpah gua bingung bgt sama Trump dan Macron ini mereka keras dan tegas bgt ngelawan ISIS tp mereka deket sama Rothschild. Mereka tuh baik apa nggak si? Trump jg deketin pemuka agama seringkali tp dia ngeresmiin kedutaan Israel, bukannya malah bikin makin tegang ya?
Trs kalo lu baca Guardian... Osama bin Laden tuh tdnya org baik lho. Termasuk berkecukupan, Bapak doi tajir istrinya banyak. Osama sekolah dgn baik dan bahkan gue baca awalnya dia malah ngelawan kelompok2 ekstrim, terorisme, dan pemberontak macam Taliban. Gimana ceritanya tiba-tiba Osama jd dianggap dunia seorang teroris dan dalang 9/11?
Kalo nggak di masa depan, mungkin di akhirat nanti semuanya bakal bener-bener kebongkar.
Sunday, March 24, 2019
Silver dan Tenun
Tadi sodara aku masuk TV. Keponakan Bapak aku... Mirip ya sama Bapak aku? Hehe. Bapaknya beliau itu Kakak Sepupunya Bapak aku... Sama2 Suhardjo, sama2 Trah Eyang Karto Dikoro. Dulu Mbah HS ini suka belajar bikin silver di rumah Bapak aku rumah Mbah Sastro. Kata Bapak aku istrinya Mbah HS ini yg dulu pinter marketingnya... Skrg Tom Silver, MD, dll udh pada tutup tp HS Silver masih exist... Showroom-nya msh bisa dikunjungin di Jogja tp yg bnyk beli katanya ekspor. Aku nggak ngerti nggak pernah ke sana tp kadang kalo mudik lewat2 aja... bangunannya di depannya ada tulisan HS trs dipinggirnya ada ATM gtu.
Mbah Sastro selain usaha dan ngembangin kerajinan silver juga bikin tenun gtu. Tau baju lurik yg sering dipakai Pak Habibie? Lurik sorjan (https://regional.kompas.com/read/2016/08/08/16182281/habibie.sudah.cukup.selalu.pakai.batik.pakai.lurik.dong.) namanya, Bapak aku dulu bisa nenun. Kok aku gak diajarin ya? Susah katanya kalo nenun. Dulu pas mau pensiun Bapak aku sempet pengen usaha silver lg lho dlu pas kuliah Bapak aku sempet bantu bikin, nganter2in, dsb... Jd paham lah sejarahnya dr merintis sampai berakhir. Udh liat2 ruko segala tp kaya nggak yakin gtu bakal laku... Apakah pasarnya msh tinggi kaya dlu? Di Indonesia kayanya nggak banyak ya yg minat silver pdhl dulu Mbah Sastro bnyk yg beli gtu. Silver itu nggak cuma perhiasan atau pajangan tp bisa jd keris, alat makan, dlsb. Tau nggak usaha Mbah Sastro itu lancar bgt abs nolongin org sebatang kara gtu disuruh bantu2 di rumah dikasih makan dan tempat tinggal. Langsung bisnisnya lancar bgt. MasyaAllah. Emang Allah SWT itu nggak tidur ya... Nggak ada amal yg sia2, pasti dibales. Kalau nggak di sini di akhirat kelak.
Ya Allah Ya Rabb mudah2an anak yatim, janda, fakir miskin, dll rejekinya lancar... Semoga Indonesia semakin bersinar. Aamiin.
Mbah Sastro selain usaha dan ngembangin kerajinan silver juga bikin tenun gtu. Tau baju lurik yg sering dipakai Pak Habibie? Lurik sorjan (https://regional.kompas.com/read/2016/08/08/16182281/habibie.sudah.cukup.selalu.pakai.batik.pakai.lurik.dong.) namanya, Bapak aku dulu bisa nenun. Kok aku gak diajarin ya? Susah katanya kalo nenun. Dulu pas mau pensiun Bapak aku sempet pengen usaha silver lg lho dlu pas kuliah Bapak aku sempet bantu bikin, nganter2in, dsb... Jd paham lah sejarahnya dr merintis sampai berakhir. Udh liat2 ruko segala tp kaya nggak yakin gtu bakal laku... Apakah pasarnya msh tinggi kaya dlu? Di Indonesia kayanya nggak banyak ya yg minat silver pdhl dulu Mbah Sastro bnyk yg beli gtu. Silver itu nggak cuma perhiasan atau pajangan tp bisa jd keris, alat makan, dlsb. Tau nggak usaha Mbah Sastro itu lancar bgt abs nolongin org sebatang kara gtu disuruh bantu2 di rumah dikasih makan dan tempat tinggal. Langsung bisnisnya lancar bgt. MasyaAllah. Emang Allah SWT itu nggak tidur ya... Nggak ada amal yg sia2, pasti dibales. Kalau nggak di sini di akhirat kelak.
Ya Allah Ya Rabb mudah2an anak yatim, janda, fakir miskin, dll rejekinya lancar... Semoga Indonesia semakin bersinar. Aamiin.
Wednesday, March 20, 2019
Sakit
Kemaren gua abs sakit gtu seminggu abs keujanan dan pulang malem. Antara demam, radang, flu, dapet, pegel-pegel, pokoknya campur aduk lemah menggigil dan cuma butuh kasih sayang dan ketenangan :p
Tapi beneran deh akhir2 ini gue cuma butuh ketenangan walaupun kadang sepi jg si mengisolasi diri dari dunia luar. Cuman mungkin badan gue udh nggak sanggup lg jd ya udh akhir-akhir ini semampu gue aja lah. Bahkan gue sempet berdoa ya Allah bantulah aku melewati hari ini. Bener-bener kaya udh di ujung kemampuan bgt. Sebenernya hidup gue nggak berat2 bgt cuman pressure-nya aja yg kadang too much. Dan Alhamdulillahnya kuota gue abs jd bnr2 rehat sejenak.
Apakah gue jd tidak pernah pulang malam lg? Makan selalu tepat waktu? Rajin minum multivitamin dan olahraga? Sayangnya hidupku tdk seideal itu. Tp yg sanggup ngejaga pola hidup dgn baik, please keep take care of yourself. Both mentally and physically because you have to be strong. That's it. May Allah bless you, love you, take care of you always :)
Tapi beneran deh akhir2 ini gue cuma butuh ketenangan walaupun kadang sepi jg si mengisolasi diri dari dunia luar. Cuman mungkin badan gue udh nggak sanggup lg jd ya udh akhir-akhir ini semampu gue aja lah. Bahkan gue sempet berdoa ya Allah bantulah aku melewati hari ini. Bener-bener kaya udh di ujung kemampuan bgt. Sebenernya hidup gue nggak berat2 bgt cuman pressure-nya aja yg kadang too much. Dan Alhamdulillahnya kuota gue abs jd bnr2 rehat sejenak.
Apakah gue jd tidak pernah pulang malam lg? Makan selalu tepat waktu? Rajin minum multivitamin dan olahraga? Sayangnya hidupku tdk seideal itu. Tp yg sanggup ngejaga pola hidup dgn baik, please keep take care of yourself. Both mentally and physically because you have to be strong. That's it. May Allah bless you, love you, take care of you always :)
Friday, March 8, 2019
Giving Qur'an to a Non Muslim
This video
https://mobile.twitter.com/islamicstrength/status/988433590894710784
is a man named David talking about his experience reading al-Qur'an and he's crying :')
And now, in the middle of the night I remember when I rent a place in Bogor the houseowner was sooo kind and I really want to left a copy of Qur'an there. But I'm not. I'm scared ya Allah, would they read it or not?
It's okay if they don't read it or give it to other muslim so it can be more beneficial. But what if they just throw it away? Astaghfirullahaladzim I should avoid su'udhon and just leave it to God back then :(
But anyway all I have is my pink qur'an and I'm kinda poor that time so I think I need it too. May Allah forgives me. Though I feel kinda unease by the fact I left that golden moment of da'wah unused. Astaghfirullah. I should really be grateful by what I have, do good deeds, remember Allah SWT a lot. May forgives me and assist me.
Sunday, March 3, 2019
Friday, February 22, 2019
Monday, February 18, 2019
Mandiri #repost
Berusahalah mandiri sejak muda. Ya, sejak muda. Izinkan saya mengambil satu contoh yang sangat menginspirasi. Simak baik-baik:
- Semasa kuliah, ia berusaha tidak membebani orangtua. Bersama teman, ia berbisnis fotokopi.
- Semasa kuliah, walaupun miskin, dari hasil usahanya ia sering mentraktir teman-temannya.
- Ketika musim ujian di kampus, ia bangun dan belajar mulai jam 3 pagi. Lama-lama, ini jadi habit.
- Ketika muda, dia bekerja 18 jam sehari. Ketika berusia 50-an, dia bekerja 12-14 jam sehari.
- Menariknya, sebagai ayah ia terbiasa memandikan anak mengganti popok. Soalnya dulu sudah terbiasa mengasuh adik-adiknya.
- Kepada anak-anaknya, kemudian ia berpesan, “Kalian harus mampu berjuang sendiri. Agar kalian punya kebanggaan atas hasil karya sendiri.”
Siapakah dia? Ya, dialah Pak Chairul Tanjung alias CT. Seorang sosok yang sangat menginspirasi. Dan saat ini karyawannya ada 100.000 orang, tersebar di Bank Mega, Mega Syariah, Trans TV, Trans 7, juga Detik.
Di sini saya tidak mendesak Anda untuk menjadi seorang CT. Tapi, apa salahnya kita sama-sama belajar soal kerja kerasnya? Sekiranya kita belum bisa meniru kerja kerasnya 100%, cobalah menirunya 30% atau 40%.
Satu lagi. Apa itu? Berusahalah mandiri sejak muda. Ini akan membuat kita lebih dewasa dan lebih tangguh, tidak mudah mengeluh. Ingat, dunia ini keras. Dan akan terasa sangat keras kalau tidak mempersiapkan diri.
Pada akhirnya, mari mempersiapkan diri. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!
- Semasa kuliah, ia berusaha tidak membebani orangtua. Bersama teman, ia berbisnis fotokopi.
- Semasa kuliah, walaupun miskin, dari hasil usahanya ia sering mentraktir teman-temannya.
- Ketika musim ujian di kampus, ia bangun dan belajar mulai jam 3 pagi. Lama-lama, ini jadi habit.
- Ketika muda, dia bekerja 18 jam sehari. Ketika berusia 50-an, dia bekerja 12-14 jam sehari.
- Menariknya, sebagai ayah ia terbiasa memandikan anak mengganti popok. Soalnya dulu sudah terbiasa mengasuh adik-adiknya.
- Kepada anak-anaknya, kemudian ia berpesan, “Kalian harus mampu berjuang sendiri. Agar kalian punya kebanggaan atas hasil karya sendiri.”
Siapakah dia? Ya, dialah Pak Chairul Tanjung alias CT. Seorang sosok yang sangat menginspirasi. Dan saat ini karyawannya ada 100.000 orang, tersebar di Bank Mega, Mega Syariah, Trans TV, Trans 7, juga Detik.
Di sini saya tidak mendesak Anda untuk menjadi seorang CT. Tapi, apa salahnya kita sama-sama belajar soal kerja kerasnya? Sekiranya kita belum bisa meniru kerja kerasnya 100%, cobalah menirunya 30% atau 40%.
Satu lagi. Apa itu? Berusahalah mandiri sejak muda. Ini akan membuat kita lebih dewasa dan lebih tangguh, tidak mudah mengeluh. Ingat, dunia ini keras. Dan akan terasa sangat keras kalau tidak mempersiapkan diri.
Pada akhirnya, mari mempersiapkan diri. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!
Friday, January 25, 2019
Rasis
Selalu triggered sama isu TKA apakah bangsa kita sepelit itu? Kayanya mah nggak ya... Sebenernya isu politik yg paling gua ngeri selain bawa2 agama ya bawa2 rasisme itu... Stigma negatif soal suku atau etnis tertentu. Masalahnya hoax2 atau sentimen selama pemilu bisa kebawa dan mencokol di otak orang-orang begitu saja. Padahal nih ya datengnya orang asing ke negeri kita tuh harusnya disambut klo emang nggak ada niat jahat mah, siapa tau mau memperkenalkan teknologi baru? Bahkan TKA yg keliatannya nggak punya keahlian pun barangkali kelak bakal cinta negara kita klo kita ramah dan kemudian WNA tersebut bantu bikin Indonesia jd lebih baik. Sedih aja ngeliat Amerika yg pake isu2 rasis soal Arab, Muslim, Negro, dsb. Sekarang jd berantakkan. Ya Allah tolong ampuni kami dan bantulah hamba2mu yg lemah ini. Aamiin. Jangan sampe lah kita jd bangsa yg rasis tidak perlu takut berlebihan terhadap TKA cukup dipersiapkan biar bisa co-exist dengan ciamik.
Subscribe to:
Posts (Atom)
About Me
- Arum Amelia W
- South Tangerang, Banten, Indonesia
- Do you know, how many stars in the sky? Do you know how many flowers in this universe? I don't know. But alone, or together they are awesome. I want to be like them.



