Friday, February 9, 2018

COWOK HARUSNYA MEMILIH CALON ISTRI YANG KAYAK GINI #repost

Belum lama ini gue ketemu sama kakak kelas yang lebih seneng dipanggil Mba daripada Bu De, padahal umurnya udah 40 tahunan. Tapi tetep keliatan muda dan cantik, walau beda usia kita hampir 18 tahun.

Singkat cerita, gue janjian dengan Mba ini di rumahnya. Dan setiba di depan rumahnya, Mba itu mengajak gue masuk ke dalam, cuma ada gue, dia, dan pembantu di rumah besar yang di garasinya terparkir sebuah mobil Camry keluaran tahun kemarin. Rumahnya lagi sepi. Suami dan anaknya sedang kerja dan sekolah sepertinya. Kami pun mulai berbicara berdua di teras.

Anyway, gue ngobrol banyak sama Mba ini (saat itu kita juga ditemani sama asistennya), niatan gue ke rumahnya karena sebelumnya kita sudah melakukan meeting untuk membahas sebuah project bisnis. Hari ini adalah pertemuan kedua gue dengan beliau sebagai follow up bisnis yang akan kita kerjakan bersama.

Mba ini nyerocos bae orangnya. Gak bisa diem, seneng banget ngobrol. Maklum dia jebolan jurusan komunikasi. Orang komunikasi kan hyperactive. *dikeplak

Saat itu, gue cuma mendengarkan, ceritanya asik-asik soalnya. Tentang dia yang pernah punya pabrik sepatu dengan 80 orang karyawan, punya kosan puluhan pintu berkualitas hotel tapi sewanya harga mahasiswa, punya usaha clothing & makanan dengan omzet ratusan juta, dan dia bisa melakukan itu di usianya yang relatif muda, juga seorang diri, dan dia seorang cewek loh guys! GILA! KEREN! What a woman! Jadikan aku muridmu suhu!

Tapi ada satu cerita yang lebih menarik.

Di sela ceritanya, beliau lebih banyak menceritakan tentang anaknya yang punya IQ di atas 150. Ini lebih gila lagi nggak? Sedangkan Einstein aja IQ nya cuma 140. Dan gimana bisa, seorang businesswoman yang notabene sibuk banget dengan usaha-usahanya, masih punya waktu buat ngurusin anak sampe sejenius itu?! Kayaknya Mba ini punya kage bunshin deh. Nggak salah lagi, pasti dia punya kage bunshin. Atau jangan-jangan dia itu nenek Tsunade?

Tuesday, February 6, 2018

Langkah-langkah Setan #repost

Bencana Itu Bermula Dari Sini
-Berawal dari facebook atau medsos lainnya.
-Ketemu 'teman lama'.
-Dicari2 yang satu sekolah, ternyata banyak.
-Akhirnya berlanjut ke grup whatsapp.
-Ramai2 chat nostalgia masa2 lalu di sekolah.
-Kenangan ini..
-Kenangan itu..
-Si ini dulu begini..
-Si itu dulu begitu..
-Saling goda, saling bercanda
----sampai sini saja, STOP!----
-Makin sering.. Makin akrab.. Makin seru..
-Muncullah ide reuni ketemuan
-Masing2 sibuk siapin penampilan
-Baju baru, sepatu baru, jam baru
-Pokoknya usaha tampil beda
-Sampailah hari H ternyata si 'mantan' datang juga
-Ketemu haha hihi ngobrol seru
-Lupa waktu, lupa diri, lupa semuanya
---sampai sini rusak parah, TAUBAT!---
-Reuni selesai, sampai di rumah mulai saling japri
-"Lagi apa..? Udah makan belum? Jangan lupa istirahat.. Semangat ya kerjanya."
-Makin sering, makin asik, makin nyaman.
-Akhirnya janjian hanya berdua ketemu
-Jalan bareng, makan bareng, nonton bareng.
-Sekali ga ketauan, kedua kali ga ketauan
-Ketiga kali sudah lihai bohongnya
-Makin bablas, makin jauh, makin jauuuhh...
-Hingga berbulan-bulan lamanya
-Tahu itu terlarang, tapi nikmat dunia bikin mabuk kepayang
-Lupa semua
-Lupa sama yang selalu setia menunggu di rumah
---INNAA LILLAAH, MUSIBAH !!!---
-Tapi ketahuilah tidak ada bangkai yg tidak tercium baunya
-Sampai akhirnya suatu hari semua terbongkar, terbuka, dan semua tau.
-Keutuhan rumah tangga kini dipertaruhkan
-Dia yang duduk di sampingmu di depan penghulu bertahun2 lalu
-Dia yang menemanimu berjuang dari awal
-Sekarang hanya bisa terdiam
-Menelan kenyataan sedih & luar biasa pahit
-Namun berusaha tegar.
-Karena masih ada anak2 yang harus tetap dijaga, diurus, dibesarkan.
---Renungkan sebelum terlambat---
Enam Tahapan Menuju Perselingkuhan;
1. Pandangan.
2. Senyuman.
3. Saling Sapa.
4. Ngobrol.
5. Janjian.
6. Ketemuan dan terjadilah yang terjadi.
Waspada langkah setan dalam menjerumuskan manusia !
Allah berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
[Al-Qur'an, surat 24 An-Nur, ayat 21]
[Copas]

Sunday, February 4, 2018

Tasamuh (Toleran)

“Agama manakah yang paling dicintai oleh Allah?” maka beliau bersabda: “Al-Hanifiyyah As-Samhah (yang lurus lagi toleran).” (H.R. al-Bukhori).

Friday, February 2, 2018

Gue bingung deh

Kan yang jahat dan ngelecehin gue cowok, tp kenapa gue yg jijik dan malu sama diri gue sendiri gitu ya?

Kalo kalian punya kerabat yang dijahatin sama cowok... Gue punya saran, bantulah dia menutup aibnya...

Hadits Malik Nomor 1005
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ الْمَكِّيِّ أَنَّ رَجُلًا خَطَبَ إِلَى رَجُلٍ أُخْتَهُ فَذَكَرَ أَنَّهَا قَدْ كَانَتْ أَحْدَثَتْ فَبَلَغَ ذَلِكَ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ فَضَرَبَهُ أَوْ كَادَ يَضْرِبُهُ ثُمَّ قَالَ مَا لَكَ وَلِلْخَبَرِ
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Abu Az Zubair Al Maki] berkata, "Seorang lelaki melamar seorang wanita melalui saudaranya. Saudara wanita itu memberitahukan bahwa saudara wanitanya dahulu pernah berzina. Hal itu disampaikan kepada [Umar bin Khattab], maka dipukullah saudara laki-laki perempuan itu, atau hampir saja dia dipukul. Kemudian Umar berkata; "Apa urusanmu memberi kabar itu?"

Thursday, February 1, 2018

Sabar dan Ikhlas

Ternyata hidup itu nggak cuma soal nyari aman dan nyaman ya... Tapi jg tentang perjuangan dan tantangan. Dan lain sebagainya... Masih belajar.

Monday, January 29, 2018

Dosen Makro

Innalillahi wa innailaihi roji'un.

Jadi beberapa hari yang lalu salah satu dosen aku meninggal 😭 masih sedih deh, orangnya rajin banget makanya nikahnya agak telat itu juga dijodohin, anaknya masih kecil, satu2nya calon rektor perempuan di IPB sampai saat ini. Gaul juga suka ngundang anak muridnya main ke rumah, rumahnya ada kolam renangnya... Pinter, kaya, jago bhs inggris kenal orang-orang hebat tapi nggak sombong.


Ini beberapa berita saat beliau wafat:
http://jabar.pojoksatu.id/bogor/2018/01/21/innalillahi-guru-besar-ipb-rina-oktaviani-meninggal-dunia-di-malaysia/
http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/01/22/p2xq55330-guru-besar-ipb-meninggal-dunia-di-malaysia

Iya, wafatnya 21 Januari 2018 yang lalu...

Dosen aku yg lain Bapak Firdaus jg menceritakan kehilangannya di wall Facebook pribadi beliau beberapa hari yang lalu:

Tentang Kepergian Prof Rina Oktaviani

Sepanjang bulan Desember 2017, komunikasi saya dengan (almh) Prof Rina Oktaviani lebih intens. Salah satu sahabat dekat yang adalah dosen saat saya kuliah di program sarjana.

Prof Rina memberikan banyak teladan yang patut menjadi kisah untuk dibagikan. Mengulang sediikit apa yang pernah dulu saya sampaikan: banyak kerabat yang baik cepat sekali perginya. Memang Tuhan merindukan mereka sehingga terasa dipercepat kepergiannya.

Hal pertama yang saya kagumi Prof Rina konsisten pada nilai-nilai yang dianutnya. Tidak banyak saya menjumpai wanita berhijab yang mampu menjaga untuk tidak betsentuh tangan saat bersalaman dengan lawan jenisnya. Prof Rina yang saban hari bertemu dengan teman-teman bule yang tentu akan shake hand bila berjumpa, mampu mendekapkan kedua telapak tangannya ke dada. Yang saya sendiri masih sulit menjaganya. Tuhan pun menjaga untuk istiqamah sampai akhir hayatnya. Sudah cukup lama juga saban hari Prof Rina O berikhtiar mengahafal ayat demi ayat Al Quran.

Kedua, sejak dulu Prof Rina berusaha untuk bekerja yang terbaik. Dengan totalitas untuk menjaga nama baik semua, pekerjaan-pekerjaan dituntaskan dengan amanah. Saat Prof Rina memimpin banyak kemajuan yang dicapai. Mengiringi totalitas pekerjaannay, Prof Rina senantiasa berbagi rezeki, sehingga teramat banyak yang kehilangan kemurahan hatinya.

Ketiga Prof Rina sangat menjaga kesehatan dan makanannya. Tidak hanya menjaga rutinitas ibadah, rutinitas fitness meski saat menginap di hotel, berenang saban hari, bermain pingpong dan akrivitas olahraga senantiasa dipelihara. Makanan yang sehat juga dijaga. Maka tak heran kalau Prof Rina senantiasa tampil cantik san segar. Tak penting kemudian dirimu kemduidan tak berdaya menghadapi penyakit. Karena Tuhan mengajarkan kita untui berusaha. Dan Prof Rina sudah menunjukkan kepada kita semua.

Dari semua teladannya, pada hari-hari menjelang pergi Prof Rina bersimpuh di kaki suaminya untuk memohon maaf. Mencari ridha dari suami untuk menggapai ridha Ilahi Rabbi. Pada menit-menit menjelang ajalnya, saya mendapatkan tururan bahwa Prof Rina pergi dengan iringan kalimat Tauhid tanpa henti. Terbayang masih dalam ingatanku saat Prof Rina mengangguk lemah saat dibisikkan tentang Ananda yang insha Allah akan menjadi hafidzah. Prof Rina masih mendengar kami saat hari-hari menjelang kepergiannya.

Monday, January 22, 2018

Cinta dan menikah itu apa?

Kalo kata Adam Levine...

"I still don't necessarily think you have to get married unless you meet someone that makes you want to marry them. And then you marry them, and it's wonderful."

Gue hampir nggak pernah cinta2an. Bahkan gue sempet nggak mau nikah. Trs gue mulai suka2an gtu lho akhir-akhir ini. Tp hati gue linglung gtu lhoh pindah2. Memang Allah Maha membolak-balikan hati ya. Dan gue msh trauma sama cowok jg. Dan masih pengen bgt ngejar sesuatu yg akan sulit sekali kalo gue udh nikah.

"If you want to change the world, do it while you're single. Once you're married you can't even change the TV channel."

Tapi ada juga malam-malam dimana gue bener2 butuh seseorang. Dulu gue hampir nggak pernah mikirin cowok lho padahal dan nggak pernah baper single. Karena gue berprinsip nggak ada cinta-cintaan kalo belum menikah. Tp tertarik lawan jenis itu fitrah. Mungkin emang hormon gue aja yg lagi bergejolak. Tapi semakin kesini gue semakin yakin dengan prinsip gue. Sewajarnya saja. Jodoh pasti bertamu.


Put your trust in Allah.

About Me

My photo
South Tangerang, Banten, Indonesia
Do you know, how many stars in the sky? Do you know how many flowers in this universe? I don't know. But alone, or together they are awesome. I want to be like them.